Kompas.com - 06/07/2022, 08:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus dugaan penyekapan yang diduga dilakukan penyanyi Nindy Ayunda terhadap eks sopirnya, Sulaiman, kembali menjadi buah bibir.

Padahal, kasus ini sudah dilaporkan istri Sulaiman, Rini Diana, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Februari 2021 dengan terlapor Nindy Ayunda.

Kasus ini kini memasuki tahap baru setelah Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Tidak sedikit orang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan kasus ini.

Sulaiman, Rini Diana, beserta kuasa hukum mereka, Fahmi Bachmid menjelaskan hal tersebut.

Pukul dan tendang

Suatu hari, tepatnya 11 Februari 2021, Sulaiman yang matanya ditutup menggunakan kain hitam menerima bogem mentah hingga tendangan ke arah rusuk dari pelaku.

Baca juga: Korban Dugaan Penyekapan Disebut Tak Hanya Eks Sopir Nindy Ayunda

"(Menggunakan) Dengan tangan saja, tangan kosong. Pakai alat (juga), enggak tahu alat apa. Karena, posisi saya kan, mata ditutup," ucap Sulaiman usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2022).

Dia mengaku tidak mengetahui pelaku pemukulan pada saat itu karena matanya tertutup kain hitam.

Tetapi, dia akhirnya mengetahui terduga pelaku setelah korban lain yang berada di ruang tersebut secara kebetulan matanya tidak ditutup.

Korban lebih dari satu

Sebagai informasi, orang yang mengetahui ini, kata Fahmi, bakal menjadi saksi dari kasus ini karena juga merupakan korban dari pelaku yang sama.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.