Kompas.com - 05/07/2022, 14:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Eks sopir Nindy Ayunda, Sulaiman, mengaku disekap oleh mantan majikannya itu selama 30 hari di suatu tempat.

Dalam penyekapan tersebut, pada suatu hari, mata Sulaiman ditutup kain hitam. Dia kemudian dipukul dengan tangan kosong dan sebuah alat.

"(Menggunakan) Dengan tangan saja, tangan kosong. Pakai alat (juga), enggak tahu alat apa. Karena, posisi saya kan, mata ditutup," ucap Sulaiman di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2022).

Dia mengaku tidak mengetahui pelaku pemukulan pada saat itu karena matanya tertutup oleh kain hitam.

Baca juga: Eks Sopir Nindy Ayunda Diduga Disekap Selama 30 Hari

Belakangan dia mengetahui identitas orang yang memukulnya karena korban lain yang berada di ruangan itu tidak ditutup matanya.

"Ya ditendang, mungkin di bagian rusuk," ungkap Sulaiman.

Sulaiman mengungkapkan hal itu usai menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan kejahatan terhadap kemerdekaan orang di Polres Metro Jakarta Selatan dengan terlapor Nindy Ayunda.

Kuasa hukum Sulaiman, Fahmi Bachmid membenarkan bahwa ada lebih dari satu korban penyekapan tersebut.

"Ada, yang mengetahui dan melihat sendiri itu orangnya lagi ada di.... (sedang) tidak ada di Jakarta. Dia akan menjadi saksi," ucap Fahmi dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Pengakuan Baru Mantan ART dan Sopir Nindy Ayunda

Pada 15 Februari 2021, Nindy Ayunda sempat membantah mengenai kabar ini. Dia menyatakan memiliki sejumlah bukti.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.