Kompas.com - 27/06/2022, 20:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, meluruskan soal status kliennya yang disebut sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik atas laporan Dito Mahendra.

Fahmi menjelaskan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejari Serang dari Polresta Serang Kota menyatakan Nikita Mirzani masih berstatus sebagai saksi.

"SPDP itu Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan dari seseorang yang dimintai keterangan ditindaklanjuti sebagai saksi, itu SPDP," kata Fahmi saat ditemui di Gedung TNCC Mabes Polri, Senin (27/6/2022).

Fahmi Bachmid membenarkan, kliennya sudah menerima SPDP dari Polresta Serang Kota.

Baca juga: Nikita Mirzani Dicecar 40 Pertanyaan soal Rumahnya Didatangi Polisi

Namun, pihak Nikita Mirzani sama sekali tak menerima surat penetapan tersangka.

"Kalau SPDP Niki terima, betul ada. Yang jadi pertanyaan beredar surat penetapan tersangka, kalau itu wartawan lebih dulu dapat dari Nikita," lanjut Fahmi.

Nikita Mirzani menegaskan, statusnya dalam kasus tersebut masih sebagai saksi, bukan tersangka.

"Saksi masih," kata Nikita.

Nikita Mirzani sendiri diketahui baru saja menjalani pemeriksaan terkait laporannya terhadap penyidik Polresta Serang Kota yang mendatangi rumahnya pada 15 Juni lalu.

Dalam pemeriksaan itu, Nikita diperiksa selama hampir lima jam dengan total 40 pertanyaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.