Kompas.com - 02/12/2021, 15:37 WIB
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba, artis Nia Ramadhani (tengah) dan suaminya, Ardi Bakrie (kanan) sebelum mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021). KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSTersangka kasus penyalahgunaan narkoba, artis Nia Ramadhani (tengah) dan suaminya, Ardi Bakrie (kanan) sebelum mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengingatkan kepada kedua terdakwa kasus narkoba, yaitu Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie agar menghindari praktik suap-menyuap dalam urusan perkara.

Hakim Ketua Muhammad Damis mengatakan bahwa praktik tersebut justru akan mempersulit para terdakwa ke depannya.

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Telat Datang 2 Jam, Alami Diare Sebelum Sidang

"Saya ingatkan kepada saudara beserta tim kuasa hukum, mohon bantuan saudara bertiga agar jangan dipengaruhi siapapun yang akan mengurus perkara saudara. Saya tidak mengenal utusan yang berkenaan dengan perkara saudara. Apalagi minta uang dan sebagainya," kata Muhammad Damis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2021).

“Paham,” ucap ketiga terdakwa.

Baca juga: Sidang Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Telat 2 Jam, Hakim Ketua Beri Teguran

Selain Nia dan Ardi, hadir terdakwa lainnya yakni sopir mereka, ZN.

Sidang perdana ini terlambat selama dua jam. Awalnya sidang dijadwalkan pukul 10.00 WIB.

Namun, ketiga terdakwa baru tiba di PN Jakarta Pusat pukul 11.50 WIB.

Baca juga: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Tiba di PN Jakarta Pusat, Jalani Sidang Perdana Narkoba

Sidang baru dimulai pukul 12.32 WIB.

Hakim Ketua juga sempat meminta pertanggungjawaban pihak Jaksa Penuntut Umum perihal keterlambatan itu.

Menurut pihak Jaksa Penuntut Umum, terdakwa sempat mengalami diare sebelum berangkat dari Balai Rehabilitasi Fan Campus, Bogor.

Baca juga: Fakta-fakta Perjalanan Kasus Narkoba Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Oleh karena itu terdakwa terlebih dahulu diperiksa dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.