Sebut Tak Lagi Menantang, Ellen DeGeneres Putuskan Mengakhiri The Ellen DeGeneres Show

Kompas.com - 15/05/2021, 15:19 WIB
Bocah perempuan Macey Hensley bersama Presiden AS Barack Obama dalam talkshow  The Ellen DeGeneres Show yang dipandu Ellen Lee DeGeneres.
ELLENTUBE.comBocah perempuan Macey Hensley bersama Presiden AS Barack Obama dalam talkshow The Ellen DeGeneres Show yang dipandu Ellen Lee DeGeneres.

JAKARTA, KOMPAS.com- Mengumumkan Rabu (12/5/2021) untuk mengakhiri perjalanan panjangnya di tahun 2022,  Ellen DeGeneres mengungkap penyebabnya mundur dari acara yang sudah dipandunya selama 18 tahun itu akan segera berakhir. 

Dalam sebuah wawancara dengan The Hollywood Reporter (THR), yang diterbitkan pada hari Rabu, DeGeneres menyebut acara tersebut sudah tidak lagi menjadi tantangan lagi baginya.

"Ketika kamu adalah orang yang kreatif, kamu terus-menerus perlu ditantang - dan, sehebat-hebatnya pertunjukan ini, dan semenyenangkannya acara ini, itu bukan tantangan lagi, "kata DeGeneres pada THR.

Dia juga membantah persoalan di tempat kerja ada hubungannya dengan keputusannya, dengan mengatakan dia sudah lama tahu tahun 2022 akan menjadi tahun terakhir dari acara bincang-bincangnya.

"Jika aku keluar dari program karena hal itu, aku tidak akan kembali musim ini. Jadi itu bukan alasan saya berhenti," kata Ellen.

Kabar lain juga menyebut keputusan untuk menyudahi program diambil setelah mengikuti penurunan tajam rating dari The Ellen DeGeneres Show, yang kini ada di season ke-18 nya.

Sejak September tahun 2020, jumlah penonton terus berkurang hingga lebih dari jutaan penonton.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini merupakan penurunan yang jauh lebih besar dibanding yang pernah dialami kompetitor televisi lainnya.

Menurut Nielsen, Ellen memiliki rata-rata 1,4 juta penonton di musim tahun 2020-2021, 44 persen turun dari season tahun lalu yang mencapai sekitar 2,6 juta.

Diantara September dan Februari, acara tersebut menghasilkan 127,6 juta dollar AS sekitar Rp 1,8 triliun dalam pendapatan iklan, menurut firma riset Kantar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X