Nobu Tak Ditahan Usai Jadi Tersangka, Kuasa Hukum: Dia Bukan Pencuri, Perampok atau Koruptor

Kompas.com - 21/01/2021, 17:18 WIB
Tersangka Michael Yukinobu de Fretes saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2021). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISITersangka Michael Yukinobu de Fretes saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Michael Yukinobu de Fretes, Olan Pangabean menilai pihak kepolisian keliru apabila kliennya langsung ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pornografi terkait video syur dengan penyanyi Gisel.

Sebab, kata Olan, Nobu bukanlah pelaku kriminal ataupun koruptor.

"Yang saya rasakan juga sedikit salah (jika) langsung dimasukkan ke rumah tahanan yang di sebelah itu, kumpul dengan orang-orang dari berbagai kejahatan. Harapan kami kan Nobu enggak digabung dengan orang-orang itu. Dia bukan perampok, pencuri, koruptor," tegas Olan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (21/1/2021).

Olan berujar, Nobu saat ini sadar hukum sudah berbuat kesalahan dan bakal mempertanggungjawabkan semuanya.

Baca juga: Michael Nobu de Fretes Bakal Kooperatif dalam Kasus Video Syur dengan Gisel

Untuk diketahui, Nobu tidak ditahan pihak kepolisian usai diperiksa sebagai tersangka selama hampir 12 jam di Polda Metro Jaya pada 4 Januari 2021.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kala itu mengatakan, Nobu tak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor karena polisi masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap Gisel.

Gisel diketahui mangkir dari panggilan pertama Kepolisian karena harus menjemput putrinya yang baru saja berlibur di Bali.

Oleh karena itu, polisi menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Gisel pada Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Jalani Wajib Lapor, Michael Yukinobu Akan Kooperatif dan Tidak Lari

Dikonfirmasi terpisah, Yusri mengatakan, penyidik akhirnya memutuskan tak menahan Gisel karena dia bersikap kooperatif selama proses penyidikan.

Alasan serupa juga menjadi pertimbangan kepolisian untuk tidak menahan Nobu.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X