Fakta di Balik Nota Pembelaan Jerinx, Sebut Tuduhan IDI Tidak Masuk Akal dan Klaim Banyak Dokter Sependapat

Kompas.com - 12/11/2020, 12:21 WIB
Jerinx SID (tangkapan layar YouTube Kompas TV) KOMPAS.com/VINCENTIUS MARIOJerinx SID (tangkapan layar YouTube Kompas TV)

Jerinx mengungkap, dokter Tirta, salah satunya.

Namun, Jerinx akan membahas soal posisi dokter Tirta di lain kesempatan.

Jerinx kemudian mengaku, banyak pula dokter yang berkirim pesan pribadi dengannya.

Baca juga: Bacakan Pledoi, Jerinx SID: Banyak Dokter yang Setuju Pendapat Saya

Namun, karena takut statusnya dicopot, para dokter tersebut meminta agar dirahasiakan.

“Belum lagi banyak dokter mengirim pesan pribadi ke saya. Mereka mendukung saya. Mereka tahu apa yang saya lakukan tidak salah,” tutur dia.

2. Bantah lukai perasaan seluruh dokter Indonesia

Jerinx selalu merasa tersudutkan oleh tuduhan demi tuduhan yang dilimpahkan kepadanya.

Dalam pleidoi-nya, Jerinx menepis dakwaan soal perkataannya yang dianggap melukai hati seluruh dokter di Indonesia.

Beberapa kali, suami Nora Alexandra ini menyinggung soal data berapa banyak dokter yang percaya pada pendapatnya.

Bahkan, Jerinx mengungkap bahwa IDI sendiri yang menyatakan rapid test itu palsu.

Baca juga: 5 Fakta Sidang Pledoi Jerinx, Cium Kaki Sang Ibu hingga Kedatangan Dokter Tirta

“Jika saya menyakiti perasaan seluruh dokter di Indonesia, lalu kenapa IDI mlMakassar sampai membuat statement resmi jika semua hasil tes Rapid tersebut dinyatakan palsu. Ini yang bicara IDI, semua alat test rapid itu hasilnya palsu,” ujar Jerinx.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X