Tolak Eksepsi Vicky Prasetyo, Jaksa Minta Hakim Lanjutkan Sidang

Kompas.com - 05/08/2020, 19:02 WIB
Vicky Prasetyo ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/IRA GITAVicky Prasetyo ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus dugaan pencemaran nama baik yang dijalani Vicky Prasetyo kembali bergulir Rabu (5/8/2020) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak semua nota keberatan yang diajukan oleh Vicky sebagai terdakwa.

Baca juga: Kekhawatiran Vicky Prasetyo Usai Penangguhan Penahanan Ditolak

Jaksa menilai semua eksepsi yang dibuat Vicky Prasetyo tidak berlandaskan hukum.

"Kesimpulannya, Penuntut Umum tetap dalam dakwaan yang sudah kami bacakan dalam persidangan 22 Juli 2020. Seluruh alasan eksepsi yang diajukan penasehat hukum terdakwa tidak berlandaskan hukum dan patut dikesampingkan," kata Jaksa Penuntut Umum, Irfan Sunarya.

Selanjutnya, JPU akan memanggil saksi untuk dihadirkan ke dalam persidangan.

Baca juga: Penangguhan Penahanan Vicky Prasetyo Ditolak, Kuasa Hukum Tak Masalah

"Melanjutkan pemeriksaan pokok perkara terdakwa Vicky Prasetyo bin Hermanto yang didampingi penasehat hukumnya dilanjutkan ke pemeriksaan materi pokok perkara," lanjut Irfan.

Dalam persidangan, Vicky Prasetyo dihadirkan melalui video telekonferensi.

Penolakan eksepsi JPU ini membuat persidangan akan berlangsung pada putusan sela.

Baca juga: Kuasa Hukum Vicky Prasetyo Masalahkan Dakwaan Jaksa, Dinilai Tak Sesuai dan Tak Cermat

Majelis Hakim nantinya akan memutuskan apakah perkara Vicky Prasetyo ini berlanjut atau dihentikan.

Majelis Hakim meminta waktu satu minggu tambahan yang berarti sidang lanjutan akan digelar Rabu depan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X