Parto Klarifikasi Tudingan Poligami dan Cerita Amanda Caesa

Kompas.com - 07/02/2020, 09:31 WIB
Parto Patrio saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAParto Patrio saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2020).

Parto memastikan bahwa perpisahannya dengan istri pertamanya itu tercatat sah secara hukum.

Namun, lagi-lagi atas permintaan istrinya, Parto diharapkan untuk tidak datang ke persidangan agar bisa mempercepat proses perceraian mereka kala itu.

"Ada permintaan dari yang pertama. Panggilan pertama (pengadilan), istri pertama bilang enggak usah datang, bakalan ramai. Saya diperintahkan tidak usah datang," kata Parto.

Baca juga: Kepercayaan Jawa, Parto Titipkan Anak ke Mertua agar Tak Sakit-sakitan

Perpisahan Parto dengan istri pertamanya tersebut ternyata adalah permintaan dari sang mantan sendiri.

"Dari awal pun memang dia sudah minta, 'sudah kamu di sana saja, cuma tiap bulan di sini', dalam arti kata materinya di sini (istri pertama)," ujar Parto.

Oleh karena itu, meski telah berpisah, sampai saat ini Parto masih memberikan uang bulanan untuk mantan istri dan juga anak-anaknya.


3. Pernah tebus anaknya

Cerita lain, pemilik nama lengkap Eddy Soepono itu itu pernah menebus putrinya, penyanyi Amanda Caesa dengan uang Rp 100.000.

Rupanya tindakan Parto tersebut terkait dengan kepercayaan dalam tradisi Jawa di keluarganya.

"Mau percaya atau enggak, saya orang Jawa. Kalau anak wetonnya sama, nah Chacha (Amanda) dengan saya hari kelahiran sama, Senin Pon. Dalam adat Jawa enggak boleh," kata Parto.

Baca juga: Parto Pernah Tebus Amanda Caesa Rp 100.000 dari Mertua, Untuk Apa?

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X