Kesaksian Saling Bertentangan, Kriss Hatta Merasa Dirugikan dan Mulai Belajar Hukum

Kompas.com - 13/11/2019, 10:06 WIB
Kriss Hatta jalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kawasan Ampera, Cilandak, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAKriss Hatta jalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kawasan Ampera, Cilandak, Selasa (12/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus dugaan penganiayaan Kriss Hatta kembali jalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kawasan Ampera, Cilandak, Selasa (12/11/2019).

Dalam persidangan kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan Kriss. Berikut rangkuman jalannya sidang. 

1. Bawa Dokter RSCM

Kriss menghadirkan seorang dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjadi saksi yang meringankan dirinya.

"Saat visum itu dibuat, dokter (saksi) ini yang memeriksa," ujar Kriss setibanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.

Baca juga: Kriss Hatta Hadirkan Dokter RSCM sebagai Saksi di Persidangannya

Kriss mengklaim, dokter yang menangani pembuatan visum et repertum terhadap Antony Hillenaar, turut heran karena menilai pengakuan Antony sedikit menyimpang.

"Dokter curiga kenapa dia (Antony Hillenaar) bilang empat jam ngucur darah (dari hidung) ya. Padahal, datang ke rumah sakit kondisinya juga baik-baik saja kata dia, gitu," ucap Kriss.

Meski begitu, Kriss enggan berspekulasi lebih jauh. Ia meminta awak media untuk mendengarkan pemaparan saksi tersebut dalam persidangan.

"Cuma lebih jelasnya pantengin saja persidangan nanti, dia (saksi dokter) ngomong apa di ruang sidang," kata Kriss.

Baca juga: Sandy, Sosok Misterius yang Selalu Disebut di Persidangan Kriss Hatta

2. Keterangan Saksi Ahli

Dokter RSCM, Jakarta, Yudy menyanpaikan pernyataan yang bertolak belakang dengan Antony.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X