Barbie Kumalasari Pilih Hadiri Sidang Kriss Hatta daripada Jenguk Galih Ginanjar

Kompas.com - 05/11/2019, 17:39 WIB
Barbie Kumalasari, Ibunda Kriss Hatta Tutty Suratinah, dan kekasih Kriss Rachel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIABarbie Kumalasari, Ibunda Kriss Hatta Tutty Suratinah, dan kekasih Kriss Rachel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Selasa (5/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Selebritas Barbie Kumalasari turut menghadiri sidang kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera Raya, Selasa (5/11/2019).

Barbie mengaku kehadirannya untuk mendukung Kriss agar kuat menjalani proses hukum.

"Aku selalu doain Kriss karena teman, sama Galih Ginanjar juga sama-sama ditahan. Kemarin juga sama-sama di (tahan) Polda Metro Jaya jadi saling support," ucap Barbie di PN Jakarta Selatan.

Baca juga: Jalani Sidang Kasus Kedua, Kriss Hatta Lebih Santai

Barbie terlihat hadir bersama ibunda Kriss, Tutty Suratinah atau Ana, beserta kekasih Kriss, Rachel.

Namun, kehadiran Barbie dalam persidangan Kriss memantik pertanyaan awak media.

Sebab, Barbie sudah cukup lama tidak menjenguk Galih Ginanjar yang menjadi salah satu tersangka kasus video ikan asin.

Baca juga: Kriss Hatta Tak Dendam dan Malah Sayang pada Pelapornya, Kok Bisa?

Menanggapi hal itu, Barbie punya alasan sendiri.

Barbie mengatakan, Galih yang ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dijenguk oleh ibunya pada Selasa ini.

"Oh, ya, kalau Galih hari ini mamanya baru datang dari Garut. Jadi, aku besok datang gantian gitu," ucap Barbie.

Baca juga: Kriss Hatta Sebut Ada Saksi Kunci yang Dihilangkan dalam Sidang

Karena alasan itulah Barbie hari ini menyempatkan hadir ke persidangan Kriss Hatta.

"Sekalian besok ketemu mamanya (Galih Ginanjar) juga di Polda Metro Jaya. Hari ini ketemu Mamanya Kriss," sambungnya.

Baca juga: Tampil Beda di Persidangan, Kriss Hatta: Biar Orang Enggak Bosan

Hari ini, Kriss menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam kasusnya, Kriss didakwa Pasal 351 Tentang Penganiayaan. Ia diancam dengan maksimal lima tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X