Kompas.com - 06/01/2022, 21:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dinilai sebagai bank yang paling siap untuk menyalurkan KPR Subsidi tahun 2022.

BTN pun menjadi bank yang pertama menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan BP Tapera untuk penyaluran KPR Subsidi. Penandatanganan PKS antara BTN dan BP Tapera telah dilakukan pada 31 Desember 2021 lalu.

“Kami berterima kasih kepada Pemeritah dan BP Tapera yang sudah mempercayakan kepada Bank BTN menjadi bank pertama yang diajak untuk melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama penyaluran KPR Bersubsidi,” jelas Direktur Consumer and Commercial Banking BTN Hirwandi dalam siaran pers Perjanjian Kerjasama antara BP Tapera dengan Bank Penyalur FLPP Tahun 2022 di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: 2022, BP Tapera Kelola Dana untuk Penyaluran KPR Sejahtera FLPP

Hirwandi mengatakan, setelah penandantangan PKS ini, BTN segera melakukan penyaluran program KPR FLPP Sejahtera dengan tepat sasaran, sehingga dapat mendukung penurunan backlog perumahan terutama pada segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Target penyaluran KPR FLPP hingga akhir tahun ini diharapkan bisa mencapai 200.000 unit. Selain KPR FLPP, BTN juga mendukung untuk menyalurkan program Tapera yang tersedia sebanyak 109.000 unit, juga menyalurkan KPR BP2BT kepada MBR.

“Kerja sama dengan BP Tapera, otomatis sangat mendukung BTN dalam menjalankan peran perseroan dalam berkontribusi pada pencapaian target program sejuta rumah dan pengembangan bisnis sektor perumahan ke depan,” papar Hirwandi.

Menurut Hirwandi, untuk mencapai target tersebut, BTN akan berkolaborasi dengan developer menciptakan strategi pemasaran dengan mempertemukan sisi supply dan demand.

Baca juga: Nasabah KPR BTN Bakal Mudah Bayar Cicilan via Aplikasi

Selain itu, BTN juga secara konsisten melakukan pernyempurnaan proses bisnis penyaluran KPR sehingga menjadi lebih mudah, cepat dan tepat sasaran.

“Ekosistem perumahan yang telah diciptakan Bank BTN akan mempermudah perseroan dalam berkolaborasi mengurangi angka backlog perumahan yang masih tinggi. Kerja sama BTN dan BP Tapera merupakan bagian dari ekosistem perumahan yang akan terus kami jaga untuk memenuhi kebutuhan MBR memiliki rumah idaman,” ujar Hirwandi.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Adi Setianto dalam sambutannya mengatakan, BP Tapera pada tahun 2022 memiliki target penyaluran sebanyak 309.000 unit rumah subsidi. Ini terdiri dari FLPP sebanyak 200.000 unit rumah subsidi senilai Rp 23 triliun serta ditambah 109.000 unit rumah melalui Program Tapera.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi BP Tapera yang baru saja menerima amanah mengelola FLPP.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.