Kompas.com - 07/05/2021, 21:56 WIB
Ilustrasi nyamuk. SHUTTERSTOCK/JIADEIlustrasi nyamuk.

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim kemarau dengan cuaca yang panas seringkali ditambah dengan kehadiran nyamuk di rumah atau pekarangan. Kehadiran nyamuk tentu membuat kita tidak nyaman.

Selain suara dengungannya yang mengganggu, gigitan nyamuk pada kulit juga meresahkan. Apalagi, nyamuk bisa menyebarkan sejumlah penyakit, termasuk demam berdarah.

Oleh sebab itu, kehadiran nyamuk di rumah dan pekarangan perlu dibasmi. Namun, alih-alih menyemprot seluruh rumah dan halaman dengan pestisida beracun, ada beberapa solusi alami untuk membasmi nyamuk.

Baca juga: Praktis dan Mudah, Ini 5 Cara Mengusir Nyamuk di Kamar

Apa saja cara alami membasmi nyamuk di rumah dan pekarangan? Dilansir dari Better Homes & Gardens, Jumat (7/5/2021), berikut beberapa di antaranya.

1. Tanam tanaman aromatik

Beberapa tanaman memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk, seperti lemon balm, basil, mint, rosemary, catnip, marigold, dan lavender. Tanam ini secara bebas di pekarangan rumah, terutama di dekat teras atau gazebo.

Pastikan untuk menyikat atau menggosok daunnya secara rutin. Cara ini akan melepaskan minyak ke udara dan ke kulit Anda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Singkirkan air

Nyamuk bertelur di genangan air. Jika Anda memiliki masalah nyamuk yang umum, lihat di sekitar pekarangan atau teras rumah, apakah ada tempat berkembang biak seperti tempat mandi burung, talang tersumbat, dan bahkan genangan air hujan yang membutuhkan beberapa hari untuk menguap.

Baca juga: 5 Manfaat Bunga Geranium Selain untuk Mengusir Nyamuk

Buang atau tiriskan genangan air secara teratur untuk mencegah nyamuk berkembang biak.

3. Jaga kebersihan

Tanaman yang tumbuh terlalu lebat dan puing-puing di sekitar pekarangan rumah menjadi habitat yang sempurna bagi nyamuk dewasa. Jagalah kebersihan pekarangan dan rumah Anda agar nyamuk tidak bersarang.

4. Lilin serai

Lilin serai sangat mudah dibuat, yakni menggunakan lilin tua, minyak serai wangi, dan kaleng. Proyek daur ulang yang cerdas ini memungkinkan Anda menambahkan beberapa aroma lagi jika Anda tidak terlalu suka aroma serai yang kuat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X