Salin Artikel

8 Langkah Mendekorasi Balkon Rumah agar Indah dan Nyaman

JAKARTA, KOMPAS.com - Area balkon rumah merupakan area yang terpapar langsung oleh sinar matahari maupun hujan. Untuk itu, area ini harus didesain dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan letak balkon rumah. 

Desainer interior Shamala KR dari Livspace mengatakan, "Sangat penting bagi Anda untuk melihat tata letak dan berapa banyak sinar matahari yang diterima oleh balkon tersebut," ungkapnya dikutip dari Livspace, Sabtu (18/9/2021).

Selain itu, ada beberapa tahapan untuk mendekorasi balkon dengan simpel namun cantik, seperti berikut ini.

1. Identifikasi tipe balkon, apakah tertutup atau terbuka?

Sementara sebagian besar rumah dilengkapi dengan balkon terbuka, pemilik rumah memiliki pilihan untuk menutup ruang. Pelajari lingkungan Anda sebelum memutuskan. Berikut perbedaannya;

Balkon tertutup

Desain balkon tertutup dapat membatasi sinar matahari dan ventilasi, tetapi bekerja dengan baik ketika bangunan berdekatan satu sama lain dan privasi menjadi masalah. Selain itu, balkon tertutup mudah dibersihkan karena kondisi cuaca dan debu tidak menambah pemeliharaan ruang.

Balkon terbuka

Balkon terbuka dapat terkena kebisingan dari lingkungan sekitar yang dapat menyebabkan iritasi dan mengganggu.

“Ruang-ruang ini perlu dirancang dengan hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi cuaca. Mereka mengumpulkan lebih banyak debu dan membutuhkan perawatan rutin," tutur Shamala. 

Bahan yang digunakan dalam desain tempat duduk terbuka harus tahan air dan tahan cuaca. Bisa digunakan sebagai coffee corner, pojok baca dengan kursi ayun, taman atau bahkan area bermain untuk anak-anak

2. Miliki anggaran yang jelas

Sementara setiap ruang dirancang dengan mempertimbangkan persyaratan dan kebutuhan khusus, Shamala memberi wawasan tentang cara mengalokasikan anggaran Anda untuk desain balkon rumah.

“Beberapa aspek yang menyebabkan variasi biaya adalah bahan lantai seperti rumput sintetis, kayu, WPC atau ubin. Sementara itu, untuk desain dinding balkon, memerlukan cat tekstur, ubin mosaik atau WPC. Selain itu, dengan mengingat furnitur, itu bisa mencakup kayu, plastik, anyaman, dan aluminium,” kata Shamala.

Namun, balkon yang terletak di sisi selatan dan barat rumah tidak memenuhi persyaratan luas.

Balkon yang menghadap ke timur dan barat membutuhkan lebih banyak naungan dari panas dan silau dan membutuhkan kerai untuk perlindungan dari sinar matahari pagi dan sore.

Rumah atau apartemen di lantai yang lebih tinggi terkena angin kencang yang menyulitkan orang untuk menikmati ruang luar.

Jika balkon Anda tidak tersembunyi (semi-tertutup dengan atap yang diperpanjang), ada beberapa opsi penahan angin seperti tumbuhan tinggi dan perdu, panel kisi kayu, kanopi yang dapat diperpanjang atau kantilever dengan kaca tinggi penuh, dan langkan kain (jenis jaring untuk pagar).

4. Drainase yang baik

Hal ini seringkali diabaikan, padahal sistem drainase dapat menentukan umur panjang dari desain balkon rumah. Outlet drainase dan perpipaan diatur selama fase konstruksi dan oleh karena itu modifikasi dibatasi.

5. Pilih furnitur tahan air dan tahan cuaca

Meskipun sebagian besar furnitur luar ruang tahan air, Anda perlu memastikannya tahan air dan tahan cuaca. Pilihan terbaik Anda meliputi set anyaman, besi cor dan bangku besi tempa, bantal akrilik, funitur cedar, eucalyptus dan jati dilapisi dengan pernis eksterior.

6. Opsi pagar balkon

Dalam kebanyakan kasus, pagar tidak hanya memberikan keamanan tetapi juga menentukan gaya balkon.

Shamala menunjukkan bahwa desain pagar balkon yang populer termasuk panggangan yang terbuat dari baja tahan karat atau baja ringan berlapis bubuk, kaca dan aluminium. Pilihan lain yang menambah estetika ruang ini antara lain besi cor dan railing kayu.

Ubin ini menjadi pilihan yang hemat biaya juga. Selain itu, pilihan lantai tahan lama lainnya termasuk beton untuk opsi ramah lingkungan dan lantai bata untuk opsi tahan slip.

8. Desain sesuai dengan ruang

Shamala menunjukkan bahwa karena kurangnya ruang di kota metropolitan, apartemen dan unit perumahan menjadi lebih kecil, menghasilkan balkon yang lebih kecil dan lebih kompak.

Lebar rata-rata balkon adalah 1-1,5 meter, sementara beberapa rumah independen dapat memiliki balkon yang memanjang hingga 1,5 meter atau lebih.

https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/18/092503176/8-langkah-mendekorasi-balkon-rumah-agar-indah-dan-nyaman

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.