Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ribuan Warga di Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza: Orang Yahudi dan Arab Tolak Bermusuhan

Kompas.com - 31/03/2024, 21:07 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

DEIR HANNA, KOMPAS.com - Ribuan warga Palestina di Israel berunjuk rasa untuk menuntut diakhirinya perang Gaza saat mereka memperingati Hari Tanah pada Jumat (30/3/2024).

Hari Tanah di sini merupakan peringatan tahunan atas penumpasan mematikan terhadap protes terhadap perampasan tanah oleh Israel pada 1976,

Para pengunjuk rasa yang dipimpin oleh anggota parlemen Israel keturunan Arab itu berbaris melalui kota Deir Hanna sambil mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk bertuliskan "Hentikan Perampasan Tanah": "Hentikan perang di Gaza". 

Baca juga: 9.000 Pasien di Jalur Gaza Perlu Evakuasi untuk Perawatan Darurat

Sebagaimana dilansir Kantor berita AFP, sebagian besar demonstran adalah warga Arab Israel.

Mereka merupakan warga Palestina yang menghindari pengungsian selama perang tahun 1948 yang berujung pada berdirinya negara Israel dan yang, dengan keturunan mereka, kini berjumlah sekitar 21 persen dari populasi negara tersebut. 

Sebuah kontingen kecil warga Yahudi Israel bergabung dalam unjuk rasa tersebut.

Beberapa di antara mereka membawa spanduk bertuliskan: "Orang Yahudi dan Arab menolak untuk bermusuhan".

Hari Tanah memperingati protes dan aksi mogok pada 30 Maret 1976 yang menentang keputusan pemerintah Israel untuk merampas sebagian besar tanah di wilayah Galilea utara. 

Polisi Israel menembaki para demonstran, menewaskan enam orang, dan rencana pemerintah kemudian dibatalkan. 

"Pada hari ini 48 tahun yang lalu, rakyat kami menggagalkan proyek untuk menyita tanah kami dengan protes mereka... dan mereka mewujudkan tonggak penting dan menonjol dalam sejarah," kata Kepala Dewan Kota Deir Hanna, Saeed Hussein, dalam sebuah pidato di alun-alun kota. 

"48 tahun telah berlalu, namun mesin kematian dan pengusiran terus berlanjut... upaya untuk menghapus identitas nasional kita dan merampas tanah kita terus berlanjut," tambahnya, dikutip dari AFP.

Baca juga: Dokter yang Kunjungi RS Gaza Tercengang, Kondisi Anak-anak Palestina Begitu Miris

Warga Arab Israel mengalami tingkat pengangguran, kemiskinan, dan kejahatan yang lebih tinggi daripada warga Yahudi Israel.

Pemimpin masyarakat dan mantan anggota parlemen Mohammed Barakeh mengatakan bahwa warga Arab Israel masih menghadapi pengusiran dan penindasan. 

"Badan yang terbakar di Gaza adalah milik kami dan para perempuan yang terbunuh di Gaza adalah saudara perempuan kami," ujarnya.

Barakeh mengecam apa yang ia gambarkan sebagai "genosida" di wilayah Palestina.

Halaman:

Terkini Lainnya

Usai Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Arab Saudi Pastikan Kelancaran

Usai Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Arab Saudi Pastikan Kelancaran

Global
Israel Akui 8 Lagi Tentaranya Tewas di Gaza

Israel Akui 8 Lagi Tentaranya Tewas di Gaza

Global
Warga Gaza Sambut Idul Adha 2024 dengan Rasa Lapar dan Penderitaan...

Warga Gaza Sambut Idul Adha 2024 dengan Rasa Lapar dan Penderitaan...

Global
[UNIK GLOBAL] Heboh Mantan Karyawan Hapus Server Perusahaan | Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India

[UNIK GLOBAL] Heboh Mantan Karyawan Hapus Server Perusahaan | Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India

Global
Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Global
1,5 Juta Jemaah Haji Menuju Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

1,5 Juta Jemaah Haji Menuju Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

Global
Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Global
Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Global
Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Global
Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional
Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Global
Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Global
Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Global
Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Global
WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

WHO: Pasien Flu Burung di Meksiko Meninggal karena Kondisi Lain

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com