Kompas.com - 30/07/2022, 13:30 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Pengusaha China Jack Ma melakukan tur selama berminggu-minggu di Eropa setelah menghilang dari pandangan publik selama hampir dua tahun.

Hal ini menambah tanda-tanda bahwa pemerintah China mengurangi tekanan pada pengusaha itu, terutama saat ia mundur dari kerajaan bisnis yang membuatnya menjadi salah satu orang paling berkuasa di negara itu.

Dilansir NDTV, pendiri Alibaba Group Holding Ltd berusia 57 tahun itu telah muncul di restoran-restoran di Austria, berkeliling universitas di Belanda untuk belajar tentang pertanian berkelanjutan dan berlabuh yacht-nya dari pulau Mallorca Spanyol, menurut laporan Bloomberg dan media lokal.

Baca juga: KALEIDOSKOP INTERNASIONAL JANUARI 2021: Jack Ma Hilang | Penyerbuan Capitol Hill

Meskipun itu bukan perjalanan pertama Ma ke luar Cina sejak ia mengkritik pejabat Partai Komunis pada tahun 2020 atas pengaturan raksasa fintechnya, hal ini adalah langkah besar karena miliarder itu disarankan pemerintah China untuk tidak meninggalkan negara itu.

Ma harus membuat konsesi yang signifikan untuk keluar dari pengawasan China.

Setelah regulator penawaran umum, perusahaannya merombak operasi untuk mematuhi kontrol yang lebih ketat.

Perusahaannya juga telah membahas secara teratur dengan bank sentral negara bagaimana "memperbaiki" operasi.

Baca juga: Jack Ma Hilang Lagi dari Sorotan Publik

Pada tahun-tahun awal, keberhasilan Ant dalam layanan seperti pembayaran digital dan deposito pasar uang mengancam dominasi bank-bank besar yang didukung negara.

Ant juga secara lisan mengisyaratkan kepada regulator bahwa Ma berniat menyerahkan kekuasaannya atas perusahaan, menurut orang-orang yang akrab dengan masalah ini.

Mereka mengaku telah menyampaikan rencana tersebut kepada pejabat dan bank sentral selama bertahun-tahun.

Salah satu proposal yang sedang dipertimbangkan melibatkan pemindahan saham Ma ke eksekutif lain sehingga perusahaan dapat diawasi oleh komite, kata salah satu orang.

Baca juga: Dituding Dominasi Pasar, China Denda Perusahaan Jack Ma Puluhan Triliun

Dalam pengajuan minggu ini, Alibaba kembali menegaskan bahwa Ma "berniat untuk mengurangi dan setelah itu membatasi minat ekonominya langsung dan tidak langsung pada Ant Group dari waktu ke waktu" untuk persentase yang tidak melebihi 8,8 persen.

Ma saat ini memegang 50,52 persen hak suara di Ant.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber NDTV
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.