Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Slovakia Setuju Penempatan 2.100 Tentara NATO di Wilayah Perbatasan dengan Ukraina

Kompas.com - 16/03/2022, 08:29 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP,

BRATISLAVA, KOMPAS.com - Parlemen Slovakia pada Selasa (15/3/2022), menyetujui pengerahan hingga 2.100 tentara NATO di negara itu setelah Rusia menginvasi negara tetangga Ukraina.

Menteri Pertahanan Slovakian Jaroslav Nad pada Senin (14/3/2022), mengatakan pasukan itu awalnya akan berjumlah sekitar 1.200 tentara dari Republik Ceko, Jerman, Belanda, Amerika Serikat (AS), Polandia dan Slovenia sebagai bagian dari "peningkatan kehadiran ke depan" NATO dan akan mencakup sistem pertahanan udara Patriot.

Baca juga: Slovakia Mendakwa 2 Orang Mata-mata untuk Rusia

"Seperti, dalam waktu dekat, kami menduga adanya serangan militer langsung oleh Federasi Rusia terhadap bandara Uzhhorod (di Ukraina) di dekat perbatasan Slovakia, ini tentu saja memiliki implikasi militer," kata Nad, seperti dikutip oleh Kantor Berita Slovakia, TASR.

Dilansir dari AFP, Pemerintah Slovakia telah menyetujui penempatan tentara NATO pada 9 Maret.

Sebanyak 96 dari 134 anggota parlemen yang hadir memberikan suara mendukung langkah tersebut pada Selasa kemarin, sementara 15 memilih menentang.

Pemungutan suara dilakukan hanya dua hari menjelang kunjungan pertama Menteri Pertahanan AS ke negara itu sejak bergabung dengan NATO pada 2004.

Sementara itu, Kepolisian Slovakia, menyampaikan 200.000 warga Ukraina telah menyeberang ke Slovakia sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februasi.

Baca juga: PBB: Sudah 3 Juta Lebih Warga Ukraina Melarikan Diri ke Luar Negeri, Setengahnya Anak-anak

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Internasional
Bentrokan di Argentina karena Upaya Reformasi Presiden

Bentrokan di Argentina karena Upaya Reformasi Presiden

Global
Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Global
Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Global
Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Global
Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Global
Penggalian Pompeii Temukan 'Ruang Biru' yang Diyakini Kuil Kuno

Penggalian Pompeii Temukan "Ruang Biru" yang Diyakini Kuil Kuno

Global
Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Global
Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Global
NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

Global
Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Global
Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Global
Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Global
 Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com