Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Slovakia Mendakwa 2 Orang Mata-mata untuk Rusia

Kompas.com - 15/03/2022, 22:15 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

Sumber AFP

BRATISLAVA, KOMPAS.com - Pihak berwenang Slovakia mengatakan pada Selasa (15/3/2022), bahwa mereka telah mendakwa dua warga negaranya karena menjadi mata-mata untuk Rusia.

Pihak berwenang Slovakia menyebut keduanya kedapatan menyampaikan informasi yang sangat sensitif ke Moskwa mengenai NATO dan Ukraina.

"Kami telah mengambil tindakan yang bertujuan untuk menghilangkan aktivitas jaringan intelijen Federasi Rusia yang beroperasi di Slovakia," kata kepala Polisi Stefan Hamran kepada wartawan.

Baca juga: Mata-mata China Disebut Terlibat dalam Campur Tangan Politik di Inggris, Ini Tanggapan China

"Empat orang ditahan, dan dua di antaranya didakwa melakukan tindakan spionase," ungkap dia, dikutip dari AFP.

Pengumuman itu muncul sehari setelah Slovakia mengusir tiga diplomat Rusia karena melakukan spionase.

Hamran mengidentifikasi dua orang Slovakia yang didakwa sebagai Bohus M., mantan anggota Dinas intelijen, dan Pavol B., mantan wakil Rektor Akademi Militer Slovakia.

Mereka ditahan pada Senin (14/3/2022), dan menghadapi hukuman 13 tahun penjara jika terbukti bersalah.

"Pavol B. telah menyediakan informasi kepada dinas rahasia Rusia mengenai kepentingan NATO dan angkatan bersenjata Slovakia sejak 2013," kata Hamran.

Sementara, Bohus G. pada bagiannya telah bertindak sebagai kontak untuk Badan Intelijen Militer Rusia GRU.

"Dia mengumpulkan dan memberikan informasi yang sangat sensitif dan rahasia," kata Hamran.

Baca juga: Wanita yang Protes Invasi ke Ukraina di TV Pemerintah Rusia Terancam 15 Tahun Penjara

Jaksa Daniel Lipsic mengatakan kedua pria itu mengaku menerima suap puluhan ribu euro sebagai imbalan atas informasi rahasia.

"Informasi yang diperoleh intelijen Rusia juga menyangkut Ukraina," katanya kepada wartawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Global
Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Global
Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Global
Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Global
Penggalian Pompeii Temukan 'Ruang Biru' yang Diyakini Kuil Kuno

Penggalian Pompeii Temukan "Ruang Biru" yang Diyakini Kuil Kuno

Global
Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Global
Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Global
NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

Global
Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Global
Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Global
Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Global
 Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Global
Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Global
90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com