Netflix Ganti Nomor Ponsel Asli di Squid Game akibat Banyak "Prank"

Kompas.com - 10/10/2021, 17:41 WIB
Pria di Korea Selatan menerima 4.000 panggilan telepon setiap hari setelah nomor ponselnya muncul di serial Netflix, Squid Game mirror.co.ukPria di Korea Selatan menerima 4.000 panggilan telepon setiap hari setelah nomor ponselnya muncul di serial Netflix, Squid Game

SEOUL, KOMPAS.com - Netflix mengganti nomor ponsel asli di serial Squid Game, setelah pengguna nomor tersebut dibanjiri telepon prank yang meminta masuk ke dalam permainan.

Squid Game adalah film serial buatan Korea Selatan yang bercerita tentang permainan anak-anak tetapi mematikan, untuk memenangkan hadiah akhir 45,6 miliar won (Rp 551,3 miliar).

Untuk mengikuti Squid Game, peserta harus menghubungi nomor pada kartu nama yang dicetak dengan simbol.

Baca juga: Apa Itu Squid Game dan Kenapa Viral di Seluruh Dunia?

Pembuat film dan serial televisi biasanya menggunakan nomor palsu, tetapi Squid Game menambahkan 010 - awalan nomor ponsel di Korea Selatan - ke delapan digit pada kartu, sehingga menghasilkan nomor telepon asli.

Nomor itu ternyata milik warga-warga Korea Selatan yang mengeluh dirinya menerima banyak panggilan dan pesan teks tiada henti, ujar para pemilik nomor ponsel kepada surat kabar Money Today.

"Saya mendapat telepon dan pesan teks non-stop setelah Squid Game diluncurkan, mengganggu kehidupan sehari-hari saya," kata orang tersebut, yang identitasnya dirahasiakan, dikutip dari AFP, Kamis (7/10/2021).

Warga Korea Selatan lainnya dengan nomor yang sama juga mengeluhkan banyaknya panggilan prank.

Beberapa penelepon mengatakan, pada tengah malam mereka ditelepon orang yang ingin bergabung dengan Squid Game.

Baca juga: Nomor Teleponnya Masuk ke Serial Squid Game, Pria Ini Diteror Ribuan Telepon Setiap Hari

Dengan banyaknya keluhan, Netflix pada Rabu (6/10/2021) berkata, akan mengganti nomor telepon tersebut.

"(Kami) sedang menyelesaikan masalah ini, termasuk mengedit adegan yang menunjukkan nomor telepon jika perlu," kata Netflix.

Pada Kamis, nomor delapan digit yang muncul di dua episode pertama sudah diganti dengan enam digit.

Saat ditelepon, respons otomatis mengatakan, "Nomor yang Anda panggil tidak tersedia."

Baca juga: Rekening Bank di Serial Squid Game Ternyata Juga Nyata dan Langsung Diincar Penggemar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KABAR DUNIA SEPEKAN: Perjuangan Rohana Dapatkan Kewarganegaraan | Wanita Arab Saudi Lahirkan 10 Bayi Kembar

KABAR DUNIA SEPEKAN: Perjuangan Rohana Dapatkan Kewarganegaraan | Wanita Arab Saudi Lahirkan 10 Bayi Kembar

Global
Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Global
Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Global
MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

Global
Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Global
Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Global
Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Global
Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Global
Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Global
Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Global
Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Global
Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Global
CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

Global
Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Global
Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.