Kompas.com - 25/09/2021, 09:33 WIB
Ilustrasi Spyware Pegasus. IstimewaIlustrasi Spyware Pegasus.

PARIS, KOMPAS.com - Ponsel dari sedikitnya lima menteri Perancis dan seorang penasihat diplomatik Presiden Emmanuel Macron terinfeksi oleh spyware Pegasus buatan Israel.

Hal tersebut disampaikan beberapa sumber kepada AFP pada Jumat (24/9/2021), membenarkan laporan oleh situs web investigasi Mediapart.

Layanan keamanan Prancis mendeteksi adanya Pegasus saat memeriksa telepon. Penyusupan diyakini terjadi pada 2019 dan 2020, menurut laporan dari Mediapart pada Jumat.

Baca juga: Pegasus: Teknologi Mata-mata Israel, Bisa Akses Ponsel dan Curi Data

Spyware Pegasus, yang dibuat oleh perusahaan Israel NSO Group, dapat menyalakan kamera ponsel atau mikrofon dan mengambil datanya.

Pada Juli 2021 spyware Pegasus menjadi perhatian besar setelah daftar sekitar 50.000 target pengawasan potensial di seluruh dunia bocor ke media.

Konsorsium media di balik pengungkapan itu, termasuk The Washington Post, The Guardian, dan Le Monde dari Perancis, melaporkan bahwa salah satu nomor telepon Macron dan banyak menteri kabinet Perancis ada dalam daftar target potensial yang bocor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun pihak berwenang Perancis menolak berkomentar pada Jumat.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.