Menolak "Dibully" Negara Barat Soal Uighur Xinjiang, Begini Reaksi Keras China

Kompas.com - 27/03/2021, 16:18 WIB
File foto yang diambil pada 14 Oktober 2018 ini menunjukkan seorang petani sedang memetik kapas di sebuah ladang di Hami di wilayah Xinjiang barat laut China. AFP PHOTO/STRFile foto yang diambil pada 14 Oktober 2018 ini menunjukkan seorang petani sedang memetik kapas di sebuah ladang di Hami di wilayah Xinjiang barat laut China.

LONDON, KOMPAS.com - China memberikan sanksi kepada beberapa politisi dan organisasi Inggris pada Jumat (26/3/202)

Keputusan itu dibuat sebagai reaksi atas bergabungnya Inggris dengan Uni Eropa dan negara lainnya, untuk memberikan sanksi kepada pejabat China.

Negara-negara Barat bersekutu menuding Beijing melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di wilayah Xinjiang.

Inggris menanggapi dengan menuduh China melanggar hak asasi manusia dalam "skala industri".

Dalam serangan terbaru dalam tanggapan penuhnya terhadap kritik Barat, China memberikan sanksi kepada empat institusi Inggris dan sembilan individu. Termasuk anggota parlemen terkemuka, yang mengkritik perlakuan terhadap minoritas Muslim Uighur di Xinjiang.

Dikatakan mereka akan dilarang mengunjungi wilayah China dan dilarang melakukan transaksi keuangan dengan warga dan institusi China.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan kecaman yang diberlakukan awal pekan ini oleh UE, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada didasarkan pada kebohongan dan informasi yang salah.”

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

China pun menilai perbuatan Negara Barat tersebut melanggar hukum internasional. dan norma dasar yang mengatur hubungan internasional, sangat mencampuri urusan dalam negeri China, dan sangat melemahkan hubungan China-Inggris.

"China tidak menimbulkan masalah, tetapi China tidak takut ketika yang lain melakukannya," kata Yang Xiaoguang, kuasa hukum China di London dalam konferensi pers melansir AP.

“China bukan yang pertama "menembak", kami juga tidak akan pasif dan tunduk pada ancaman dari luar,” tegasnya,

Halaman:

Sumber AP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X