Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akankah 2021 Menjadi Tahun Vaksinasi Covid-19?

Kompas.com - 25/12/2020, 18:05 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Editor

KOMPAS.com - Persetujuan regulasi vaksin Covid-19 telah meningkatkan harapan dunia dalam mengalahkan pandemi pada tahun depan.

Tetapi produksi dan proses pengiriman vaksin akan menjadi tantangan selanjutnya.

Awal pekan ini, Eropa memberikan lampu hijau untuk vaksin Covid-19 dari Pfizer dan mitranya BioNTech yang menunjukkan kemanjuran 95 persen dalam percobaan besar.

Sebelumnya, Inggris dan Amerika Serikat (AS) telah memberikan persetujuan terlebih dahulu.

Persetujuan vaksin yang cepat, setahun setelah virus corona terdeteksi di Wuhan, China, adalah bukti upaya besar global yang dilakukan untuk mengatasi pandemi yang telah menewaskan lebih dari 1,7 juta jiwa.

Baca juga: Vaksin Sinovac Asal China Efektif 91,25 Persen Lawan Covid-19

Para ilmuwan mengidentifikasi kandidat vaksin yang menjanjikan hanya dalam hitungan pekan dan jutaan dosis sudah diluncurkan dari pabrik.

Vaksin ketiga dari AstraZeneca juga telah terbukti mencegah Covid-19, meski pertanyaan tentang tingkat kemanjurannya membuat mereka harus bekerja lebih keras untuk meyakinkan beberapa regulator.

"Belum pernah terjadi sebelumnya ketika Anda memiliki tiga vaksin potensial yang dikembangkan dalam waktu singkat, dan semuanya menjanjikan," kata Marcel Tanner, Presiden Akademi Seni dan Sains Swiss dan anggota Satgas Sains Covid-19 Swiss.

Inokulasi telah dimulai di Inggris dan AS, dengan pengiriman ke Kanada, Israel, dan Meksiko.

Negara-negara anggota Uni Eropa (UE) mengatakan proses vaksinasi akan dimulai beberapa hari setelah Natal.

Baca juga: Trump Sebut Vaksin Covid-19 Sebagai Keajaiban Natal

Sementara Swiss dan Qatar mengesahkan vaksin Pfizer BioNTech pada akhir pekan ini.

Meski begitu, Kepala Eksekutif perusahaan farmasi Jerman BioNTech, Ugur Sahin, memperkirakan masyarakat akan berurusan dengan wabah Covid-19 sporadis untuk dekade berikutnya.

Namun, hal itu terbantu dengan beberapa vaksin yang diyakini dapat menghindari penutupan bisnis dan rumah sakit yang kelebihan beban.

"Musim dingin ini tidak akan berdampak pada jumlah infeksi, tetapi kami harus memberi dampak sehingga musim dingin berikutnya akan menjadi normal baru," kata Sahin.

Baca juga: Israel Umumkan Lockdown Ketiga Usai Penyuntikan Vaksin Covid-19

Vaksin untuk seluruh warga dunia

Lebih dari 100 kandidat vaksin lainnya tengah dalam pengerjaan. Pakar vaksin mengatakan beberapa suntikan akan diperlukan untuk memberikan dosis yang cukup untuk menyuntikkan seluruh orang di dunia, baik yang kaya maupun yang miskin.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Israel Dorong 100.000 Warga Sipil Palestina Tinggalkan Rafah Timur, Apa Tujuannya?

Israel Dorong 100.000 Warga Sipil Palestina Tinggalkan Rafah Timur, Apa Tujuannya?

Global
Fakta-fakta di Balik Demo Mahasiswa AS Tolak Perang di Gaza

Fakta-fakta di Balik Demo Mahasiswa AS Tolak Perang di Gaza

Global
Hezbollah Tembakkan Puluhan Roket Katyusha ke Pangkalan Israel

Hezbollah Tembakkan Puluhan Roket Katyusha ke Pangkalan Israel

Global
Diduga Coba Tembak Pendeta Saat Khotbah, Seorang Pria Ditangkap

Diduga Coba Tembak Pendeta Saat Khotbah, Seorang Pria Ditangkap

Global
Israel Perintahkan Evakuasi Warga dari Rafah Gaza Sebelum Serangan Terjadi

Israel Perintahkan Evakuasi Warga dari Rafah Gaza Sebelum Serangan Terjadi

Global
Arab Saudi Naikkan Harga Minyak karena Prospek Gencatan Senjata Gaza Tampak Tipis

Arab Saudi Naikkan Harga Minyak karena Prospek Gencatan Senjata Gaza Tampak Tipis

Global
Gara-gara Masuk Kardus Paket, Kucing Ini Terjebak sampai Luar Kota

Gara-gara Masuk Kardus Paket, Kucing Ini Terjebak sampai Luar Kota

Global
Cara Perempuan China Berhemat: Bermitra dengan Orang Asing di Dunia Maya

Cara Perempuan China Berhemat: Bermitra dengan Orang Asing di Dunia Maya

Internasional
OKI Kecam Genosida di Gaza, Desak Israel Diberi Sanksi

OKI Kecam Genosida di Gaza, Desak Israel Diberi Sanksi

Global
Demo Perang Gaza di Kampus AS, 'Deja Vu' Protes Mahasiswa Saat Perang Vietnam

Demo Perang Gaza di Kampus AS, "Deja Vu" Protes Mahasiswa Saat Perang Vietnam

Global
Perundingan Gencatan Senjata Hamas-Israel Dilanjutkan Senin Ini

Perundingan Gencatan Senjata Hamas-Israel Dilanjutkan Senin Ini

Global
Sejarah dan Pentingnya Hari Kebebasan Pers Sedunia

Sejarah dan Pentingnya Hari Kebebasan Pers Sedunia

Internasional
Rangkuman Hari Ke-802 Serangan Rusia ke Ukraina: Roket dan Drone Tewaskan 2 Orang | Desa Ocheretyne Lepas

Rangkuman Hari Ke-802 Serangan Rusia ke Ukraina: Roket dan Drone Tewaskan 2 Orang | Desa Ocheretyne Lepas

Global
Unggul Personel dan Senjata, Rusia Rebut Desa di Ukraina Timur Lagi

Unggul Personel dan Senjata, Rusia Rebut Desa di Ukraina Timur Lagi

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gelombang Panas Vietnam | Jalan Ambles di China

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gelombang Panas Vietnam | Jalan Ambles di China

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com