[POPULER GLOBAL] Sekjen Palestina Dibawa ke Israel | Pawang Kebun Binatang Dimakan Beruang

Kompas.com - 20/10/2020, 05:44 WIB
Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat, saat berbicara ke wartawan tentang pemilu Israel di Ramallah, Tepi Barat, pada 3 Maret 2020. AFP/ABBAS MOMANISekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat, saat berbicara ke wartawan tentang pemilu Israel di Ramallah, Tepi Barat, pada 3 Maret 2020.

KOMPAS.com - Berita tentang Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat yang dibawa ke Israel, memuncaki daftar artikel terpopuler di kanal global Kompas.com pada Senin (19/10/2020) hingga Selasa (20/10/2020).

Erekat tertular Covid-19 dan gejalanya semakin parah, sehingga harus dilarikan ke Israel untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Gambar Kucing Raksasa Rebahan Ditemukan di Peru, Berusia 2.000 Tahun

Sementara itu di China, seorang pawang kebun binatang tewas mengenaskan dimakan beruang di hadapan para pengunjung.

Insiden yang terjadi di Shanghai ini bahkan terekam di video, dan viral di Weibo dengan mendapat views lebih dari 658.000.

Kedua artikel tersebut dapat Anda baca selengkapnya dalam rangkuman artikel populer global di bawah ini.

Baca juga: [KABAR DUNIA SEPEKAN] Kisah Tragis Pembunuhan Guru di Perancis | Santo Pelindung Internet Diberi Gelar Beato

1. Gejala Positif Corona Makin Parah, Sekjen Palestina Dibawa ke Israel

Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat dibawa ke Israel karena masalah pernapasan. Ia didiagnosis terjangkit Covid-19 dua minggu lalu.

Erekat (65) dievakuasi dari rumahnya di Jericho, Tepi Barat, ke Hadassah Medical Center di kawasan Ein Kerem, Tel Aviv Barat, setelah kondisinya memburuk pada Minggu (18/10/2020), menurut keterangan Departemen Negosiasi PLO.

Menurut pernyataan PLO yang dikutip Russian Today, politisi tersebut dievakuasi karena "masalah kesehatan kronis yang dia alami dalam sistem pernapasan".

Berita selengkapnya tentang Saeb Erekat dapat Anda baca di sini.

Baca juga: Laut Sepi akibat Pandemi, Lumba-lumba Warna Pink Langka Muncul Lagi

2.  Pawang Kebun Binatang Tewas Dimakan Kawanan Beruang di Depan Pengunjung

Insiden terjadi di Taman Alam Liar Shanghai, pada Sabtu sore waktu setempat (17/10/2020) dan videonya sudah menyebar di internet.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Polusi Udara Tinggi di New Delhi, Para Dokter Larang Lomba Maraton Dilakukan

Global
Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Guru Malaysia Senang Akhirnya Bisa Buat Kelas di Zoom, tapi Muridnya Tak Ada yang Hadir

Global
Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Anak Anjing Ditemukan Dirantai di Bangku Taman dengan Catatan Memilukan

Global
Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Presiden Bolsonaro Tidak Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19

Global
Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Trump Copot Para Ahli dari Dewan Kebijakan Pertahanan Jelang Akhir Masa Jabatan

Global
Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Peminat Bahasa Indonesia di Australia Turun, Ini Solusi yang Diusulkan...

Global
Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Usai Pandemi, Kantor-kantor Australia Tetap Campur WFH dan WFO

Global
7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

7 Fakta Putri Diana yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Global
Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Parlemen Taiwan Disiram Jeroan Babi dalam Protes Pelonggaran Impor

Global
Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Game Online Disebut Bisa Dipakai untuk Sebar Ideologi Teroris

Global
Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Penemuan Langka Kerangka Paus Berusia Ribuan Tahun di Thailand

Global
Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Kim Jong Un Eksekusi 2 Orang dan Terapkan Lockdown di Pyongyang

Global
Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Muncul Laporan Kejahatan Perang di Afghanistan, Australia Bekukan 13 Tentara

Global
4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

4 Dokter di China Dihukum Penjara karena Terlibat Praktik Perdagangan Organ Ilegal

Global
[Cerita Dunia] Kecelakaan Mobil Putri Diana dan Kejanggalannya

[Cerita Dunia] Kecelakaan Mobil Putri Diana dan Kejanggalannya

Global
komentar
Close Ads X