Mengaku Lecehkan Banyak Perempuan dalam 30 Tahun Terakhir, Wali Kota Denmark Ini Mundur

Kompas.com - 19/10/2020, 22:53 WIB
Wali Kota Kopenhagen, Denmark, Frank Jensen, ketika berpose di Balai Kota pada 24 Januari 2020. Dia mengumumkan mundur setelah mengaku melecehkan banyak perempuan dalam 30 tahun terakhir. AFP PHOTO/THIBAULT SAVARYWali Kota Kopenhagen, Denmark, Frank Jensen, ketika berpose di Balai Kota pada 24 Januari 2020. Dia mengumumkan mundur setelah mengaku melecehkan banyak perempuan dalam 30 tahun terakhir.

KOPENHAGEN, KOMPAS.com - Seorang wali kota Denmark mengumumkan pengunduran dirinya, setelah dia mengakui melecehkan banyak perempuan dalam 30 tahun terakhir.

Wali Kota Kopenhagen Frank Jensen juga menyatakan bakal mengundurkan diri dari posisinya sebagai Wakil Ketua Partai Sosial Demokrat.

Baca juga: Pramuka Amerika Dituntut oleh 50.000 Korban Pelecehan Seksual

"saya begitu senang selama 30 tahun di politik. Sebagai individu, saya tak sejalan dengan Partai Sosial Demokrat," ujar Jensen.

Pada Minggu (18/10/2020), dia mengaku sudah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah perempuan dalam 30 tahun terakhir.

Dia meminta maaf kepada Maria Gudme, wanita yang dia lecehkan di pub Nyhavn pada 2012, atau perempuan yang dia serang saat jamuan Natal pada 2011.

Dilaporkan Russian Today Senin (19/10/2020), sang wali kota sudah menyatakan bakal bertahan di posisinya untuk membantu mengubah "kultur seksis di balai kota".

Tetapi, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen pada Senin mengatakan bahwa tuduhan terhadap Jensen adalah hal yang sangat serius.

Jensen kemudian berujar dia ingin menjadi "bagian positif" dari proses yang dimulai ketika gelombang kedua pergerakan MeToo terjadi.

"Saya ingin dari pembuat masalah menjadi pembuat solusi," kata dia, seraya berjanji bakal mengurangi konsumsi alkohol saat menghadiri acara.

Namun, semua partai di Perwakilan Rakyat Kopenhagen, terkecuali partai Jensen, mendesak agar dilakukan penyelidikan atas tuduhan itu.

Mereka juga memasukkan pelecehan seksual pada 2012 dan 2017 yang dilaporkan juga dilakukan Jensen, dilansir harian lokal Jyllands-Posten.

Baca juga: Polisi Sebut Istri Tersangka Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Terlibat Kasus Pelarian Anak


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X