Kompas.com - 14/09/2020, 16:08 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Seorang ibu di Inggris, Sophie Townsend, meminta donasi untuk operasi pengecilan payudara putranya, Rhys.

Rhys mengalami kondisi langka di mana payudaranya tumbuh. Townsend pertama kali menemukan benjolan di puting kanan putranya tiga tahun lalu.

Ketika diperiksa, dokter menyatakan benjolan itu jinak sebagaimana dilansir dari Mirror.

Namun ketika Rhys menyelesaikan tahun terakhirnya di sekolah dasar (SD), benjolan itu mulai tumbuh menjadi payudara seukuran bola tenis.

Baca juga: Seorang Pria Mencoba Potong Payudara Wanita untuk Ritual di Nigeria

Akibatnya Rhys telah berubah dari anak yang ceria dan menyukai olahraga menjadi anak yang tertutup.

Bahkan teman-temannya menggoda Rhys akibat kondisi yang disebut sebagai Ginekomastia tersebut.

Ketika Townsend hendak membawa Rhys untuk dioperasi, pihak rumah sakit menolak mengangkat payudara Rhys.

Itu karena operasi pengecilan payudara pada pria dianggap sebagai “kosmetik”.

Baca juga: Curhat Dilarang Masuk Museum karena Payudara Terlihat, Gadis Ini Dihujat Netizen

Kondisi umum yang menyebabkan jaringan payudara membengkak pada pria dan anak laki-laki tidak dianggap membahayakan kesehatannya.

Setelah Townsend mengajukan kasus untuk operasi pengangkatan payudara Townsend, dia ditolak dan diberi tahu bahwa NHS tidak akan mendanai prosedur tersebut.

Townsend lantas meluncurkan permohonan donasi melalui GoFundMe untuk mendanai operasi tersebut.

"Dia tidak pernah pergi ke acara menginap dan pesta karena dia khawatir tentang apa yang akan dia kenakan. Dia benci olahraga dan dia tidak akan pernah pergi ke mana pun di mana dia perlu berganti pakaian sehingga dia melewatkan semua hal,” kata Townsend.

Baca juga: Payudara Besar Sebelah, Gadis Ini Tolak Operasi Gratis dan jadi YouTuber

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.