Mulai Juli, Pegawai di Uni Emirat Arab Wajib Masuk Kerja

Kompas.com - 29/06/2020, 18:26 WIB
Seorang anggota staf medis membawa swab yang diuji selama pengujian penyakit drive-thru coronavirus (COVID-19) di pusat skrining di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 30 Maret 2020. REUTERS/AHMED JADALLAHSeorang anggota staf medis membawa swab yang diuji selama pengujian penyakit drive-thru coronavirus (COVID-19) di pusat skrining di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 30 Maret 2020.

ABU DHABI, KOMPAS.com -  Pegawai sektor publik di Uni Emirat Arab dilaporkan akan kembali bekerja seluruhnya mulai 5 Juli.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya negara untuk kembali normal setelah pandemi Covid-19. Keputusan tersebut diumumkan pada Senin (29/6/2020) seperti dilansir pada Al Arabiya.

Namun, hal tersebut merupakan pengecualian bagi orang yang memiliki riwayat penyakit kronis yang dibuktikan dengan catatan medis yang disetujui oleh otoritas terkait. 

Para pegawai juga harus mengikuti semua protokol kesehatan yang sangat mengikat, termasuk menjaga jarak dan memakai masker.

Baca juga: Uni Emirat Arab Perpanjang Penutupan dan Disinfeksi Ruang Publik

Sebelumnya, otoritas Uni Emirat Arab juga akan membuka gedung gimnastik dan pusat olah raga di Abu Dhabi mulai 1 July. Keputusan tersebut diumumkan pada Sabtu (27/6/2020).

Aktivitas olah raga yang diperbolehkan seperti pusat kebugaran pria, pusat kebugaran wanita, pusat kebugaran, pusat biliar dan snooker, pusat yoga, pusat boling, dan gimnastik.

Kamera termal infra merah harus dipasang di pintu masuk dan seluruh peralatan wajib disterilisasi setiap dua jam, demikian menurut Dewan Olah Raga Abu Dhabi.

Hand sanitizer dan sabun juga harus disiapkan untuk memastikan para pengunjung maupun staf untuk terus mencuci tangan mereka.

Meski demikian, ruang ganti, shower, sauna, jacuzzi, dan ruang ibadah tetap ditutup.

Sebelum gedung gimnastik dan olahraga dibuka kembali, seluruh penyelenggara dan staf teknis harus dites. 

Baca juga: Jelang New Normal, Singapura Buka Lagi Rumah Ibadah dan Museum

Karyawan wajib memakai masker dan sarung tangan sepanjang waktu. Mereka juga diwajibkan menjaga jarak sejauh dua meter antara satu sama lain dan pengunjung. Hal itu juga diwajibkan bagi para pengunjung.

Kewajiban jaga jarak juga harus ditaati selama sesi latihan grup dan jumlahnya tidak lebih dari 40 persen dari kapasitas sesi.

Kendati pegawai sektor publik diharuskan masuk kerja dan fasilitas olah raga mulai dibuka, larangan memasuki Abu Dhabi tetap diberlakukan meski program sterilisasi nasional telah selesai dilakukan. 

Otoritas Uni Emirat Arab pekan lalu mengumumkan bahwa program sterilisasi nasional telah selesai dilakukan dan jam malam resmi dicabut.

Baca juga: Ketika Warga Paris Kembali Ngafe di Era New Normal

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlibat Kecelakaan, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Berjoget

Terlibat Kecelakaan, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Berjoget

Global
Pesta Berujung Pemerkosaan, Universitas Ini Bantu Korban Buka Suara

Pesta Berujung Pemerkosaan, Universitas Ini Bantu Korban Buka Suara

Global
Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, ABG China Terkena Stroke

Main Game 22 Jam Sehari Selama Sebulan, ABG China Terkena Stroke

Global
Paus Fransiskus Sedih karena Hagia Sophia Diubah Kembali Jadi Masjid

Paus Fransiskus Sedih karena Hagia Sophia Diubah Kembali Jadi Masjid

Global
Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Global
Skandal Kekerasan Seksual di Universitas St Andrews, 2 Orang Ditahan

Skandal Kekerasan Seksual di Universitas St Andrews, 2 Orang Ditahan

Global
Gara-gara Staf Berhubungan Seks dengan Tamu, Hotel Ini Jadi Klaster Baru Covid-19

Gara-gara Staf Berhubungan Seks dengan Tamu, Hotel Ini Jadi Klaster Baru Covid-19

Global
'Kalian Bisa Saja Dipenjara', Peringatan AS untuk Warganya di China

'Kalian Bisa Saja Dipenjara', Peringatan AS untuk Warganya di China

Global
Video Viral Batik Disebut Kerajinan Tradisional China, Netizen Ramai Ribut di Twitter

Video Viral Batik Disebut Kerajinan Tradisional China, Netizen Ramai Ribut di Twitter

Global
'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

Global
Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Global
Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Global
Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Global
Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Global
[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Global
komentar
Close Ads X