Joe Biden Janji Pertahankan Kedubes AS di Yerusalem Jika Terpilih Jadi Presiden

Kompas.com - 30/04/2020, 13:28 WIB
Bakal Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat Joe Biden berkampanye di Renaissance High School, Detroit, Michigan, Senin (09/03/2020) AFP /GETTY IMAGES/MANDEL NGANBakal Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat Joe Biden berkampanye di Renaissance High School, Detroit, Michigan, Senin (09/03/2020)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden mengatakan pada Rabu (29/4/2020) bahwa dia akan tetap mempertahankan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem, Israel jika terpilih menjadi presiden.

Padahal pada 2017 dia jelas-jelas tidak setuju dengan keputusan kontroversial yang dilakukan presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Mantan wakil presiden Joe Biden mengatakan kala itu bahwa kedutaan tidak semestinya dipindahkan tanpa keputusan yang menjadi bagian dari perjanjian damai Timur Tengah yang lebih luas antara Israel dan Palestina.

"Namun kini sudah terjadi, saya tidak akan memindahkan kedutaan kembali ke Tel Aviv," ujar Biden dalam penggalangan dana yang dilakukan secara virtual.

Baca juga: Wanita yang Mengaku Dilecehkan secara Seksual oleh Joe Biden Punya Bukti

Lokasi Kedutaan AS itu berada di wilayah yang menjadi isu panas di mana Kota Yerusalem merupakan satu dari kota suci yang diperseterukan dalam konflik Israel-Palestina.

Israel merebut kendali bagian timur kota itu pada 1967 dan kemudian mencaploknya dalam tindakan yang tidak pernah diakui masyarakat internasional.

Israel mempertimbangkan kota itu sebagai ibu kota yang tidak dapat dibagi, namun bagi warga Palestina, bagian Timur diduduki secara ilegal dan melihat wilayah itu sebagai ibu kota negara mereka di masa depan.

Trump menghancurkan status quo ketika dia mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan mengumumkan keputusannya untuk memindahkan kedutaan besar AS ke kota suci itu pada Desember 2017.

Baca juga: Joe Biden Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual kepada Mantan Asistennya, Tara Reade

Trump juga berulang kali membanggakan dirinya sebagai sosok yang paling pro terhadap Israel dalam sejarah presiden Amerika Serikat dan memangkas bantuan kepada Palestina, sebaliknya memberikan konsesi besar kepada Israel.

Sementara itu dalam pernyataannya yang dikutip AFP, Biden berkata bahwa dia akan membuka konsulat di Yerusalem untuk melibatkan Palestina.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X