Kompas.com - 16/08/2022, 17:02 WIB

KOMPAS.com - Sekolah Lapang Kearifan Lokal mengangkat Sagu Papua sebagai potensi untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Sekolah Lapang Kearifan Lokal ini digagas Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbud Ristek.

Sekolah Lapang Kearifan Lokal kali ini diadakan di Kabupaten Jayapura, Papua pada 15-16 Agustus 2022 bertempat di Balai Adat Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kegiatan diikuti para pandu budaya (perwakilan pemuda-pemudi adat) dari tiga distrik di Kawasan Danau Sentani.

Pada tahap awal pelaksanaan sekolah lapang kearifan lokal dilaksanakan pembekalan proses temukenali potensi objek pemajuan kebudayaan bagi para pandu budaya sekolah lapang.

Hadir sebagai narasumber, Ahmad Arif penulis buku "Sagu Papua untuk Dunia". Dalam materinya Ahmad Arif menggugah kesadaran para pandu budaya sekolah lapang mengenai potensi sagu di balik pola perubahan pangan yang terjadi pada generasi ini.

Sebagai wilayah yang memiliki ragam varietas sagu, Kawasan Danau Sentani sangat potensial dalam mendukung ketahanan pangan berdasarkan pendekatan budaya lokal.

Sagu Papua sebagai kearifan lokal

 

Dalam tahapan awal sekolah lapang kearifan lokal berupaya mengidentifikasi berbagai pengetahuan lokal dan teknologi tradisional dalam pengelolaan tanaman sagu.

Selain itu para pandu budaya juga mendapatkan materi mengenai teknik pendokumentasian dan penarasian budaya yang diberikan oleh akademisi IAIN Tulungagung, Akhol Firdaus.

“Sekolah Lapang Kearifan Lokal adalah salah satu bentuk pendidikan kontekstual yang bertujuan mendukung proses pemajuan kebudayaan oleh para pemuda-pemudi adat," jelas Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Sjamsul Hadi melalui rilis resmi (16/8/2022).

Baca juga: Sagu Papua untuk Kebutuhan Pangan Indonesia dan Dunia

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.