Kompas.com - 09/10/2021, 20:22 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi dan Rumah Sakit Yarsi menggelar webinar bertajuk CT Values dan Risiko Anak yang digelar secara daring pada Kamis, 7 Oktober 2021. DOK. YARSIFakultas Kedokteran Universitas Yarsi dan Rumah Sakit Yarsi menggelar webinar bertajuk CT Values dan Risiko Anak yang digelar secara daring pada Kamis, 7 Oktober 2021.

KOMPAS.com - Berbagai pemangku kepentingan, dari pemerintah hingga orangtua, diingatkan untuk memberikan perhatian khusus terhadap anak yang rentan terpapar Covid-19, terlebih memasuki masa pembelajaran tatap muka terbatas.

Hal ini disebabkan karena anak merupakan kelompok yang masih rentan belum mendapatkan vaksinasi dan juga sering terlupakan dalam strategi testing dan tracing penanganan kasus Covid-19.

Pesan pengingat ini mengemuka dalam webinar nasional yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi dan Rumah Sakit Yarsi bertajuk "CT Values dan Risiko Anak" yang digelar secara daring pada Kamis, 7 Oktober 2021.

Dalam sambutan pembukaan acara, Rektor Universitas Yarsi, Prof. Fasli Jalal mengungkapkan sejak awal Yarsi telah berkomitmen membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Selain mendedikasikan ruangan rumah sakit yang mampu menampung ribuan pasien Covid-19, Fasli Jalal juga menyampaikan Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Yarsi telah menyiapkan laboratorium khusus yang nantinya mampu mendeteksi varian baru Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutan webinar memberikan apresiasi atas penyelenggaraan webinar yang digelar Yarsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami sangat mengapresiasi karena kita semua yang berada di dalam lingkar pengambilan keputusan terus mengandalkan pada temuan-temuan sains," ungkap Anies.

"Karena kita meyakini di dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan pandemi ini, gunakan ilmu pengetahuan, gunakan keterbukaan, dan gunakan data," tegasnya.

Baca juga: Mendikbud Ristek: Siswa di NTB Semangat Ikuti PTM Terbatas

Ia berharap webinar ini berorientasi pada solusi untuk bisa dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan karena kebijakan-kebijakan yang dibuat sangat mengandalkan kepada temuan yang dibahas para pakar.

"Karena itu kami sungguh berharap seminar ini menjadi kesempoatan untuk saling belajar, saling tukar pengalaman. Dan harapannya, bukan saja membahas pada aspek teoritikalnya tapi juga kepada aspek aplikasinya, pada aspek penyelesaian masalah," pungkas.

Pentingnya tracing dan testing pada anak

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.