Kompas.com - 17/04/2020, 20:45 WIB
Gedung kampus Unsyiah, Aceh. Dok. UnsyiahGedung kampus Unsyiah, Aceh.

KOMPAS.com - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menyiapkan uji laboratorium untuk layanan Polymerase Chain Reaction dalam kegiatan penangan wabah pandemi corona.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Syiah Kuala, Samsul Rizal dalam kegiatan Silaturahmi PTN/PTS di Aceh dalam Menggalang Sinergitas Perguruan Tinggi untuk Cegah Penyebaran Covid-19 melalui video telekonferensi.

Pertemuan ini bertujuan untuk memfasilitasi pertemuan antar perguruan tinggi di Aceh dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Ia juga melaporkan Unsyiah sudah melakukan pembentukan gugus tugas pencegahan Covid-19, pembelajaran daring, dan pembuatan APD.

"Kami juga menyiapkan uji laboratorium untuk PCR, mudah-mudahan minggu depan sudah dapat izinnya. Selain itu juga penyiapan RS PTN Unsyiah, produksi dan penyerahan APD seperti face shield oleh mahasiswa teknik, edukasi publik, penyiapan tenaga kesehatan, dan penggalangan donasi," ungkap dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Nizam mengapresiasi perguruan tinggi di Acehyang berpartisipasi dalam penanganan wababh pandemi corona.

“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya bagi perguruan tinggi di Aceh yang telah berpartisipasi aktif selama pandemi Covid-19. Serta proses pembelajaran yang tetap berlangsung di tengah wabah pandemi," tutupnya.

Lebih dari 40 perguruan tinggi yang ada di wilayah Aceh hadir dalam pertemuan daring tersebut.

Melalui video telekonferensi, plt. Dirjen Dikti, Nizam menyampaikan kebijakan yang telah diambil oleh Kemdikbud dan Dikti untuk menghadapi pandemi Covid-19 seperti pembuatan surat edaran bekerja dari rumah dan belajar dari rumah.

Selain itu menyiagakan RS PTN dan Fakultas Kedokteran di PTN menjadi garda terdepan Kesehatan di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan untuk membantu menghadapi pandemi Covid-19.

"15.000 relawan sudah dilatih daring oleh WHO, Kemenkes, dan dokter spesialis. Sebagian sudah di BKO ke Kemenkes untuk promotif dan preventif. Kemudian kami juga bekerja sama dengan AIPKI dan ISMKI terkait para relawan tersebut. Untuk yang memerlukan pendampingan relawan secara daring atau konsultasi dapat melalui tautan relawan.kemdikbud.go.id untuk menggunakan aplikasi daring Relawan Covid-19 Nasional (RECON)," jelas Nizam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.