Gunakan Sinar UV, Bilik Disinfeksi Karya FT-UI Matikan Virus 10 Detik

Kompas.com - 27/03/2020, 09:19 WIB
Danau Kenanga Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANDanau Kenanga Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Beragam cara kini dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya ialah upaya membuat bilik atau ruang kecil portable yang berfungsi sebagai disinfektan tubuh dari bakteri, virus dan mikroorganisme lainnya.

Setelah Fakultas Teknik Brawijaya meluncurkan bilik disinfektan di Malang seminggu lalu, kini giliran Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT-UI) yang mengembangkan bilik serupa namun dengan teknologi yang berbeda.

FTUI berkolaborasi dengan Ikatan Alumni FTUI (ILUNI FTUI) mengembangkan Bilik Disinfeksi Cepat (BDC)-04 sebagai bentuk sumbangsih UI dalam mengurangi dampak penularan COVID-19.

Baca juga: Unpad Luncurkan Amari Covid-19, Aplikasi Periksa Dini Virus Corona

BDC-04 mampu membersihkan virus dan bakteri yang menempel pada pakaian dan permukaan tubuh di bawah 10 detik per orang.

“Cara kerja BDC-04 ini adalah dengan proses penonaktifan mikroorganisme, bakteri dan virus dengan menggunakan sinar ultraviolet yg dikenal dengan Far-UVC, yang memiliki panjang gelombang 207 – 222 nm, akan dengan cepat membunuh virus dan aman bagi tubuh manusia," tutur Dekan FTUI Dr. Ir. Hendri D.S. Budiono, M.Eng.

Bilik Disinfeksi Cepat (BDC)-04 Karya Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT-UI)Dok. UI Bilik Disinfeksi Cepat (BDC)-04 Karya Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT-UI)

Lebih lanjut Hendri menjelaskan, sinar UV sudah umum digunakan dalam proses sterilisasi alat-alat kesehatan di rumah sakit lebih dari 30 tahun. Dengan penyinaran 5-10 detik efektivitas dalam menonaktifkan mikroorganisme yang menempel pada pakaian atau tubuh manusia mencapai 89-99 persen.

Mengingat permukaan pakaian dan tubuh manusia yang beragam, maka proses penyinaran diharapkan lebih efektif dalam menjangkau setiap bentuk permukaan.

Selain menggunakan sinar UVC, lanjut Hendri, BDC-04 dilapisi alumunium foil karena material ini memiliki pengaruh siklus hidup yang paling pendek bagi virus corona.

Baca juga: Cegah Corona, Unair Siapkan Ujian Skripsi Online

Menariknya, karena menggunakan sinar UV, maka penggunaan bilik ini akan menjaga baju tetap kering. Tak seperti kebanyakan bilik serupa yang telah beredar.

BDC-04 dipasang perdana di Rumah Sakit UI (RS UI) bersamaan dengan pemasangan Moveable Hand Washer (MHW) atau wastafel portable, pada Kamis (26/3/2020).

Ke depannya, BDC-04 juga akan didistribusikan ke berbagai tempat strategis seperti tempat pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, pasar, terminal dan lainnya.

Untuk kesuksesan realisasi BDC-04 serta pendistribusiannya, ILUNI FTUI menggalang donasi, mengundang kontributor alumni dan perusahaan untuk memperluas manfaat karya-karya dari FTUI ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X