BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Jenius

Renovasi Rumah Antitekor, Begini Caranya

Kompas.com - 09/06/2023, 16:45 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pintu gerbang yang mulai berkarat, atap ruang tamu yang bocor, dan kamar tidur yang perlu ditambah. Ketiga hal tersebut kerap menjadi daftar kerusakan pada rumah yang harus segera direnovasi.

Tak hanya memperbaiki kerusakan, renovasi rumah juga merupakan upaya untuk menciptakan suasana baru pada rumah melalui tampilan yang lebih menarik. Dengan begitu, penghuni bisa lebih nyaman tinggal dan nilai dari rumah itu sendiri juga meningkat.

Sayangnya, renovasi rumah kerap identik dengan biaya besar. Bahkan, biaya renovasi rumah tak jarang melebihi anggaran yang telah ditentukan alias membuat tekor. Padahal, renovasi rumah bisa dilakukan secara hemat sehingga tidak mengganggu keuangan.

Berikut adalah lima tip yang dapat dilakukan agar renovasi rumah antitekor.

1. Fokus pada area prioritas

Saat berencana renovasi rumah, Anda mungkin tergoda untuk melakukan perbaikan seluruh area. Agar tidak melebihi anggaran, pilih beberapa area saja di rumah yang benar-benar ingin Anda prioritaskan, misalnya dapur, teras, kamar mandi, dan kamar tidur. Fokuskan anggaran renovasi pada bagian tersebut.

Baca juga: Kenali, Ini 7 Tanda Harus Renovasi Atap Rumah

Sementara itu, area lain dapat direnovasi dengan bujet yang lebih kecil. Sebagai contoh, Anda bisa menggunakan material yang lebih hemat.

2. Buat konsep desain

Konsep desain dapat menjadi patokan untuk renovasi rumah. Anda dapat membuat sketsa sederhana atau berdiskusi dengan tenaga profesional. Dengan desain ini, Anda juga dapat memperhitungkan pekerja konstruksi yang dibutuhkan.

Seluruh keputusan desain itu sebaiknya disepakati sebelum renovasi dimulai. Dengan demikian, proses renovasi akan berjalan lebih lancar dan sesuai anggaran.

3. Gunakan material daur ulang dan perabotan bekas layak pakai

Untuk menekan biaya, perhatikan biaya material yang digunakan dalam renovasi rumah. Salah satu langkah untuk menyiasatinya adalah dengan membeli bahan bangunan dan perabot daur ulang atau bekas.

Selain itu, jangan mudah tergoda untuk mengganti perabot yang masih kukuh. Jika ingin tampilan baru, Anda bisa mengecat ulang perabotan sehingga biaya yang dikeluarkan pun lebih hemat.

4. Lakukan beberapa pekerjaan sendiri

Salah satu cara terbaik untuk mengurangi biaya renovasi adalah mengerjakan sendiri tugas-tugas sederhana. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya jasa pekerja bangunan.

Baca juga: Jangan Abai, Ini 6 Tanda Rumah Membutuhkan Renovasi

Beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan sendiri adalah mengecat dinding atau mengebor. Untuk melakukan pekerjaan itu, Anda hanya membutuhkan peralatan pertukangan sederhana.

5. Buat anggaran renovasi secara matang

Renovasi rumah dengan anggaran yang tak terencana secara matang merupakan kesalahan besar. Pasalnya, hal ini bisa membuat anggaran renovasi membengkak.

Oleh karena itu, buat rencana yang matang agar dapat memaksimalkan anggaran yang dimiliki dan menghindari pemborosan.

Jika anggaran terbatas, Anda bisa membagi renovasi menjadi beberapa tahap sesuai dengan prioritas.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan dana fleksibel untuk renovasi dan dekorasi rumah, seperti Flexi Cash di aplikasi Jenius dari Bank BTPN. Dengan limit pinjaman hingga Rp200 juta, Flexi Cash bisa membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan, termasuk membantu renovasi rumah.

Anda dapat menikmati tujuh fleksibilitas dengan Flexi Cash. Pertama, fleksibel ditarik berkali-kali kapan dan di mana pun selama limit masih tersedia. Dana yang ditarik otomatis akan dipindahkan ke Saldo Aktif dan dapat langsung digunakan untuk bertransaksi. Kedua, fleksibel pilih jumlah uang yang ingin ditarik dengan minimal Rp 500.000.

Baca juga: Jenius Luncurkan Kartu Kredit Digital, Transaksi Diatur lewat Aplikasi

Ketiga, fleksibel pilih tenor cicilan, mulai dari 1 hingga 60 bulan dengan besaran bunga 1,75 persen sampai 2,75 persen. Keempat, fleksibel pilih cara bayar cicilan. Anda dapat membayar secara otomatis sesuai tanggal jatuh tempo. Selain itu, pengguna akan mendapatkan notifikasi untuk mengingatkan jadwal pembayaran cicilan.

Kelima, fleksibel dipakai sebagai sumber dana untuk mengubah transaksi menjadi cicilan melalui fitur Split Pay. Keenam, fleksibel dipakai sebagai sumber uang untuk transaksi online dengan Jenius Pay. Ketujuh, fleksibel ditarik sesuai kebutuhan dan bebas menambahkan nama serta foto sesuai tujuan penarikan (opsional).

Informasi selengkapnya mengenai cara mengajukan, mengaktifkan, dan tarik dana Flexi Cash bisa Anda temukan melalui tautan berikut.


Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com