Kompas.com - 28/06/2022, 15:30 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat, baik domestik maupun global di Indonesia wajib pendaftaran ulang.

PSE besar dalam hal ini, seperti Google, Netflix, Twitter, Facebook dan lainnya yang belum melakukan pendaftaran ulang.

 

Kominfo memberikan batas waktu kewajiban pendaftaran lingkup privat hingga 20 Juli 2022 mendatang. Jika tidak mendaftar, maka akan disebut ilegal dan diblokir.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan.

“Apabila PSE tidak melakukan pendaftaran sampai dengan batas akhir pada tanggal 20 Juli 2022, maka PSE yang tidak terdaftar tersebut merupakan PSE ilegal di wilayah yuridiksi Indonesia. Dan apabila dikategorikan ilegal bisa dilakukan pemblokiran,” katanya, dalam siaran pers Kominfo, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Apa Itu Kebijakan PSE yang Bikin Google, Facebook, WhatsApp dkk Terancam Diblokir di Indonesia?

Semuel mengatakan, sampai saat ini terdapat sebanyak 4.634 PSE yang terdaftar di Kementerian Kominfo, yang mencakup 4.559 PSE domestik dan 75 PSE global.

“PSE domestik seperti Go-Jek, Ovo, Traveloka, Bukalapak dan lain sebagainya. PSE global seperti TikTok, Linktree, Spotify dan lain sebagainya. Ada 2.569 yang perlu memperbarui data-datanya atau mendaftarkan ulang," kata dia.

Namun, ada juga sejumlah PSE perusahaan teknologi ternama global yang beroperasi di Indonesia, seperti Google, Netflix, Twitter, Facebook, dan lainnya, yang belum melakukan pendaftaran ulang.

“Bagi PSE yang belum melakukan pendaftaran agar segera melakukan pendaftaran penyelenggara sistem elektronik di Indonesia, termasuk yang besar-besar seperti Google, Netflix, Twitter, Facebook dan lain sebagainya,” jelasnya.

Baca juga: Daftar PSE yang Sudah Mendaftarkan Diri ke Kominfo

Sudah diberi waktu sejak 2020

Pendaftaran PSE merupakan amanat peraturan perundang-undangan, yaitu pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, Pasal 47 Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik Lingkup Privat, dan perubahannya.

Oleh karena itu, Semuel mengingatkan, para penyelenggara PSE, khususnya para pimpinan atau pengambil keputusan untuk memberikan approval atau persetujuan melakukan pendaftaran.

“Karena kita tahu di perusahaan-perusahaan besar itu ada birokrasinya, jadi kita Ingatkan sekali lagi, khususnya PSE yang besar-besar. Jangan lupa untuk segera mendaftar, karena ada sanksi yang akan kita terapkan apabila alpha untuk mendaftar,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah telah memberikan waktu yang cukup panjang bagi PSE untuk melakukan pendaftaran ulang, yakni 2022.

“Kita tidak lagi mentoleransi, kita sudah beri waktu dari tahun 2020, sekarang 2022. Pak Menteri (Menkominfo Johnny G. Plate) sampaikan karena yang hadir (saat rapat) bukan langsung pimpinan dari negara asalnya, pesan yang disampaikan oleh Pak Menteri untuk disampaikan langsung kepada CEO dari perusahaan masing-masing,” tandasnya.

Hal ini merupakan upaya pemerintah melindungi masyarakat sebagai konsumen pengguna PSE Lingkup Privat dan menjaga ruang digital Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Penyakit Kusta: Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Mengenal Apa Itu Penyakit Kusta: Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Tren
Perjalanan Putri Candrawathi hingga Ditetapkan sebagai Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Perjalanan Putri Candrawathi hingga Ditetapkan sebagai Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Tren
5 Provinsi dengan Tingkat Inflasi Tertinggi di Indonesia, Mana Saja?

5 Provinsi dengan Tingkat Inflasi Tertinggi di Indonesia, Mana Saja?

Tren
Lowongan Kerja di 32 Perusahaan Grup Astra, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya!

Lowongan Kerja di 32 Perusahaan Grup Astra, Catat Jadwal dan Cara Daftarnya!

Tren
Syarat Lowongan Pendamping Proses Produk Halal Kemenag 2022, Apa Saja?

Syarat Lowongan Pendamping Proses Produk Halal Kemenag 2022, Apa Saja?

Tren
Amankah Minum Kopi Sebelum Terbang?

Amankah Minum Kopi Sebelum Terbang?

Tren
Viral, Video Prajurit Wanita Angkatan Udara Sempoyongan Nyaris Pingsan Saat Upacara di Istana Merdeka

Viral, Video Prajurit Wanita Angkatan Udara Sempoyongan Nyaris Pingsan Saat Upacara di Istana Merdeka

Tren
Kapan Uang Rupiah Baru 2022 Beredar dan Bagaimana Mendapatkannya?

Kapan Uang Rupiah Baru 2022 Beredar dan Bagaimana Mendapatkannya?

Tren
6 Polisi Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Siapa Saja?

6 Polisi Diduga Menghalangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Siapa Saja?

Tren
Profil Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo yang Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Profil Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo yang Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Tren
5 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Terbaru Istri Ferdy Sambo

5 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Terbaru Istri Ferdy Sambo

Tren
Begini Cara Mendapatkan Pengesahan Tanda Tangan Paspor Indonesia Desain Baru

Begini Cara Mendapatkan Pengesahan Tanda Tangan Paspor Indonesia Desain Baru

Tren
4 Fakta Istri Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, CCTV Ungkap Keterlibatan Putri

4 Fakta Istri Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, CCTV Ungkap Keterlibatan Putri

Tren
Saat Kasus Kematian Brigadir J Turunkan Kepercayaan Publik terhadap Polri...

Saat Kasus Kematian Brigadir J Turunkan Kepercayaan Publik terhadap Polri...

Tren
Adakah Batasan Jumlah Penukaran Uang Baru? Ini Penjelasan BI

Adakah Batasan Jumlah Penukaran Uang Baru? Ini Penjelasan BI

Tren
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.