Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Profil Darmawan Prasodjo, Dirut PLN yang Ditunjuk Erick Thohir

Kompas.com - 06/12/2021, 13:45 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) menggantikan Zulkifli Zaini.

Keputusan pergantian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN Tahun 2021.

Erick berpesan, seorang pemimpin dalam mengelola perusahaan harus menyandarkan tanggung jawab dengan ikhlas.

"Karena bagaimanapun juga, jabatan yang diberikan kepada kita tak lain sebuah amanah," kata Erick dalam RUPS PLN Tahun 2021 di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, dikutip dari Antara.

Baca juga: Daerah Sekitar Gunung Semeru Diprediksi Hujan Lebat Siang Ini

Profil Darmawan Prasodjo

Melansir laman resmi PLN, Darmawan lahir di Magelang pada 19 Oktober 1970.

Dia menamatkan jenjang pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah di Magelang, Jawa Tengah yaitu: 

  • SD Bersubsidi IV, Magelang
  • SMP 2 Magelang
  • SMA 7 Magelang

Dia juga merupakan lulusan Computer Science dari Texas A&M University pada 1994.

Selanjutnya dia melanjutkan studinya di bidang dan kampus yang sama pada 2000.

Pada 2011, Darmawan berhasil menyandang gelar doktor ekonomi terapan, ekonomi sumber daya alam di A&M University kolaborasi dengan Duke University.

Selama 15 tahun menempuh studi di Amerika Serikat, Darmawan juga berkarir sebagai konsultan peneliti di kampusnya.

Ia baru kembali ke Indonesia pada 2012 dan memulai karier di beberapa perusahaan. Berikut di antaranya: 

  • Direktur di Indonesia Center for Green Economy,
  • Kepala Jurusan di Prodi Green Economy di Surya University tahun 2012-2013,
  • Co-chair Post 2015 Millenium Development Goals tahun 2013-2014.
  • Presiden Komisaris Ametis Energi Nusantara 2013-2014,
  • Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Kantor Staf Presiden 2015-2019,
  • Komisaris PT PLN (Persero) tahun 2018-2019.

Pada 2019, Darmawan diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) berdasarkan keputusan Menteri BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham Nomor SK-325/MBU/12/2019 tanggal 23 Desember 2019.

Baca juga: Kejagung Panggil Darmawan Prasodjo Minggu Ini

 

Caleg PDIP dan anak buah Luhut

Pada pemilihan legislatif 2014, Darmawan ikut bertarung menjadi calon anggota legislatif DPR RI untuk daerah pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah yang meliputi wilayah Solo, Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali.

Kemudian pada 2015, dia juga sempat terpilih menggantikan Puan Maharani sebagai anggota DPR RI dalam proses pergantian antarwaktu (PAW), namun dia menolak. 

Darmo, sapaan Darmawan, saat itu dinilai mempunyai kompetensi untuk mengisi Komisi VII DPR karena kemampuan dan pengalamannya di bidang energi.

Namun Darmawan menolak dan disebut-sebut lebih memilih jabatannya sebagai Deputi Kepala Staf Kepresidenan yang saat itu dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan. 

"Begitu Puan keluar itu kandidatnya Darmo (Darmawan Prasodjo). Mbak Puan penginnya dia, tapi Darmonya belum mau," kata politisi PDIP Aria Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Kekayaan

Melansir laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Darmawan memiliki kekayaan sebesar Rp 14.169.174.811.

Sebagian besar kekayaannya berupa tanah dan bangunan senilai RP 10.305.500.000.

Ia tercatat memiliki satu bidang tanah dan bangunandi Kota Tangerang Selatan serta dua lainnya di Jakarta Selatan.

Baca juga: Polisi yang Paksa Aborsi Mahasiswi hingga Bunuh Diri Juga Bisa Dijerat Pasal Perkosaan

 

Darmawan juga memiliki kekayaan sebesar Rp 1.590.000.000 di bidang alat transportasi dan mesin.

Ia memiliki tiga buah mobil, yait Mitsubishi XPander, Toyota Alphard, dan Toyota Fortuner.

Harta bergerak lainnya yang dimiliki oleh Darmawan senilai Rp 115.000.000, sementara surat berharga mencapai Rp 2.000.000.000, dan Rp 4.233.129.637 untuk kas dan setara kas.

Darmawan juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 4.074.454.862.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Situs Panganku.org Beralih Fungsi Jadi Judi Online, Kemenkes dan Kemenkominfo Buka Suara

Situs Panganku.org Beralih Fungsi Jadi Judi Online, Kemenkes dan Kemenkominfo Buka Suara

Tren
Kapan Pengumuman Hasil Tes Online 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024?

Kapan Pengumuman Hasil Tes Online 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024?

Tren
Ramai soal Surat Edaran Berisi Pemkab Sleman Tak Lagi Angkut Sampah Organik, Ini Kata DLH

Ramai soal Surat Edaran Berisi Pemkab Sleman Tak Lagi Angkut Sampah Organik, Ini Kata DLH

Tren
Saat Penyambut Tamu Acara Met Gala Dipecat karena Lebih Menonjol dari Kylie Jenner...

Saat Penyambut Tamu Acara Met Gala Dipecat karena Lebih Menonjol dari Kylie Jenner...

Tren
Kronologi dan Motif Ibu Racuni Anak Tiri di Rokan Hilir, Riau

Kronologi dan Motif Ibu Racuni Anak Tiri di Rokan Hilir, Riau

Tren
Rumah Sakit di Rafah Kehabisan Bahan Bakar, WHO: Penutupan Perbatasan Halangi Bantuan

Rumah Sakit di Rafah Kehabisan Bahan Bakar, WHO: Penutupan Perbatasan Halangi Bantuan

Tren
Cerita Rombongan Siswa SD 'Study Tour' Pakai Pesawat Garuda, Hasil Nabung 5 Tahun

Cerita Rombongan Siswa SD "Study Tour" Pakai Pesawat Garuda, Hasil Nabung 5 Tahun

Tren
Viral, Video Kucing Menggonggong Disebut karena 'Salah Asuhan', Ini Kata Ahli

Viral, Video Kucing Menggonggong Disebut karena "Salah Asuhan", Ini Kata Ahli

Tren
Seekor Kuda Terjebak di Atap Rumah Saat Banjir Melanda Brasil

Seekor Kuda Terjebak di Atap Rumah Saat Banjir Melanda Brasil

Tren
Link Live Streaming Indonesia vs Guinea U23 Kick Off Pukul 20.00 WIB

Link Live Streaming Indonesia vs Guinea U23 Kick Off Pukul 20.00 WIB

Tren
Prediksi Susunan Pemain Indonesia dan Guinea di Babak Play-off Olimpiade Paris

Prediksi Susunan Pemain Indonesia dan Guinea di Babak Play-off Olimpiade Paris

Tren
Alasan Semua Kereta Harus Berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Bukan untuk Menaikturunkan Penumpang

Alasan Semua Kereta Harus Berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Bukan untuk Menaikturunkan Penumpang

Tren
Indonesia Vs Guinea, Berikut Perjalanan Kedua Tim hingga Bertemu di Babak Playoff Olimpiade Paris 2024

Indonesia Vs Guinea, Berikut Perjalanan Kedua Tim hingga Bertemu di Babak Playoff Olimpiade Paris 2024

Tren
Pelatih Guinea soal Laga Lawan Indonesia: Harus Menang Bagaimanapun Caranya

Pelatih Guinea soal Laga Lawan Indonesia: Harus Menang Bagaimanapun Caranya

Tren
8 Pencetak Gol Terbaik di Piala Asia U23 2024, Ada Dua dari Indonesia

8 Pencetak Gol Terbaik di Piala Asia U23 2024, Ada Dua dari Indonesia

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com