Kompas.com - 11/10/2021, 21:00 WIB
Ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole Buru Selatan Maluku dan para guru menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wilayah Kemantiran Agama dan Kantor DPRD untuk memprotes kasus pernikahan dini yang menimpa seorang siswa sekolah tersebut. Aksi demo itu berlangsung pada Senin (4/10/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYRatusan siswa SMP Negeri 1 Namrole Buru Selatan Maluku dan para guru menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wilayah Kemantiran Agama dan Kantor DPRD untuk memprotes kasus pernikahan dini yang menimpa seorang siswa sekolah tersebut. Aksi demo itu berlangsung pada Senin (4/10/2021)

KOMPAS.com – Kasus pernikahan anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku.

Perempuan berinisial NK (15) yang masih bersekolah di bangku sekolah menengah pertama (SMP) di Namrole, Buru Selatan itu dinikahkan ayahnya dengan seorang tokoh agama asal Tangerang, Banten.

Pernikahan itu menuai kontroversi di masyarakat karena orangtua remaja perempuan itu salah satu tokoh agama di Kabupaten Buru Selatan.

Kini NK tidak lagi bersekolah dan hanya tinggal di rumah karena malu. 

Baca juga: Anak Ketua MUI yang Dinikahkan dengan Tokoh Agama Ternyata Siswi SMP Berprestasi, Kini Tak Lagi Sekolah karena Malu

Akibat pernikahan itu, para siswa dan guru SMP tempat NK bersekolah sempat menggelar demonstrasi di Kantor Wilayah Kementerian Agama Buru Selatan dan DPRD Buru Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Unjuk rasa dilakukan para siswa dan guru pada Senin (4/10/2021).

 

Lantas, berapa batas minimal untuk bisa menikah di Indonesia?

Penjelasan Kemenag RI: Batas usia minimal 19 tahun

Terkait kejadian tersebut, Kasubdit Kepenghuluan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Anwar Sa'adi menjelaskan, bahwa batas usia minimal menikah adalah 19 tahun.

“Usia minimal laki-laki dan perempuan 19 tahun,” ujarnya dalam pesan singkat dihubungi Kompas.com, Senin (11/10/2021).

Di sisi lain, usia minimal pernikahan di Indonesia diatur dalam UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang berlaku sejak 15 Oktober 2019.

Sejumlah poin dalam aturan tersebut antara lain:

  1. Perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (Sembilan belas) tahun (pasal 1 ayat 1)
  2. Dalam hal terjadi penyimpangan terhadap ketentuan umur sebagaimana dimaksud pada ayat (1), orangtua pihak pria dan/ atau orangtua pihak wanita dapat meminta dispensasi kepada Pengadilan dengan alasan sangat mendesak disertai bukti-bukti pendukung yang cukup (pasal 1 ayat 2)
  3. Pemberian dispensasi oleh Pengadilan sebagaiman dimaksud pada ayat (2) wajib mendengarkan pendapat kedua belah calon mempelai yang akan melangsungkan perkawinan.

Baca juga: DPR Akan Sahkan RUU Perkawinan, Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.