Kompas.com - 11/09/2021, 10:45 WIB
Seorang warga yang mengenakan masker melenggang di depan rangkaian kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (06/05). Aprillio Akbar/ANTARA FOTOSeorang warga yang mengenakan masker melenggang di depan rangkaian kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (06/05).

KOMPAS.com - Mulai hari ini, Sabtu (11/9/2021), syarat naik KRL tidak lagi menggunakan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan lainnya.

Sebagai gantinya, PT KAI Commuter meminta para pengguna KRL untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 kepada petugas di stasiun keberangkatan.

Pemberlakuan sertifikat vaksinasi Covid-19 sebagai syarat menggunakan KRL sebenarnya telah dimulai sejak Rabu (8/9/2021).

Namun, KAI Commuter memberikan waktu hingga Jumat (10/9/2021), sebagai masa sosialisasi peralihan syarat dari dokumen perjalanan menjadi sertifikat vaksin.

Pada masa sosialisasi tersebut, pengguna masih bisa menunjukkan dokumen perjalanan berupa STRP dan surat keterangan lainnya sebagai syarat naik KRL.

Mulai Sabtu (11/9/2021), STRP dan dokumen lainnya sudah tidak berlaku lagi sebagai syarat naik KRL, karena harus menunjukkan sertifikat vaksin.

Baca juga: Mengenang 20 Tahun Tragedi 9/11, Apa yang Terjadi Saat Itu?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagaimana cara menunjukkan sertifikat vaksin?

Syarat terbaru ini sesuai dengan Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 6 September 2021.

Berdasarkan keterangan tertulis dari VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, pengguna KRL wajib memperlihatkan sertifikat vaksin Covid-19 kepada petugas di stasiun.

Sertifikat vaksin dapat diperlihatkan kepada petugas melalui aplikasi PeduliLindungi, atau secara fisik (dicetak), ataupun secara digital dalam bentuk file foto.

Selain itu, petugas juga akan meminta pengguna menunjukkan KTP atau identitas lainnya, guna dicocokkan dengan sertifikat vaksin.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.