Gaji Pokok Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Dipotong 40 Persen, Berapa Gaji Pimpinan KPK?

Kompas.com - 31/08/2021, 15:00 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers penetapan tersangka di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (24/3/2021). KPK mentapkan tersangka mantan Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Barat periode 2012-2016 Gusmin Tuarita bersama mantan Kepala Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor BPN Wilayah Kalimantan Barat Siswidodo atas kasus dugaan tindak pidana pencucian uang terkait gratifikasi Hak Guna Usaha tanah di Kalimantan Barat.   ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww. ANTARA FOTO/RENO ESNIRWakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar memberikan keterangan saat konferensi pers penetapan tersangka di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (24/3/2021). KPK mentapkan tersangka mantan Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Barat periode 2012-2016 Gusmin Tuarita bersama mantan Kepala Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantor BPN Wilayah Kalimantan Barat Siswidodo atas kasus dugaan tindak pidana pencucian uang terkait gratifikasi Hak Guna Usaha tanah di Kalimantan Barat. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww.

KOMPAS.com - Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran etik oleh Dewan Pengawas KPK pada Senin (30/8/2021).

Lili terbukti melakukan komunikasi dengan pihak yang beperkara di KPK, yakni Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial, terkait dugaan suap lelang jabatan.

Atas perbuatan itu, Dewan Pengawas KPK menghukum Lili dengan sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok selama 12 bulan.

“Menghukum terperiksa dengan saksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan,” kata Ketua Dewas Pengawas Tumpak Panggabean, dikutip Kompas.com, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Ketika Pelanggaran Etik Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Hanya Disanksi Potong Gaji...

Berapa gaji pimpinan KPK?

Ketentuan soal gaji pimpinan KPK diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2006. 

Aturan tersebut berisi tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol, dan Perlindungan Keamanan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Di dalamnya disebutkan, besaran gaji pokok ketua KPK berkisar di angka Rp 5 jutaan.

Dalam Pasal 3 disebutkan bahwa gaji pokok Ketua KPK sebesar Rp 5.040.000. Jumlah itu belum termasuk tunjangan lainnya.

Berikut ini besaran tunjangan Ketua KPK:

  1. Tunjangan Jabatan: Rp 24.818.000
  2. Tunjangan Kehormatan: Rp 2.396.000
  3. Tunjangan Perumahan: Rp 37.750.000
  4. Tunjangan Transportasi: Rp 29.546.000
  5. Tunjangan Asuransi Kesehatan dan Jiwa: Rp 16.325.000
  6. Tunjangan Hari Tua: Rp 8.063.500
  7. Total tunjangan: Rp 118.898.500.

Total pendapatan Ketua KPK termasuk tunjangan adalah Rp 123,9 juta atau tepatnya Rp 123.938.500.

Selain itu di pasal 10 disebutkan bahwa Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang melakukan perjalanan dinas baik di dalam negeri maupun di luar negeri diberikan biaya perjalanan dinas.

Baca juga: Penasaran Berapa Gaji Ketua KPK Firli Bahuri?

 

Wakil Ketua KPK

Sementara itu gaji pokok Wakil Ketua KPK menurut Pasal 3 yaitu Rp 4.620.000. Wakil Ketua KPK juga mendapatkan tunjangan-tunjangan.

Berikut ini besaran tunjangan Wakil Ketua KPK:

  1. Tunjangan Jabatan: Rp 20.475.000
  2. Tunjangan Kehormatan: Rp 2.134.000
  3. Tunjangan Perumahan: Rp 34.900.000
  4. Tunjangan Transportasi: Rp 27.330.000
  5. Tunjangan Asuransi Kesehatan dan Jiwa: Rp 16.325.000
  6. Tunjangan Hari Tua: Rp 6.807.250
  7. Total tunjangan: Rp107.921.250.

Total pendapatan Wakil Ketua KPK termasuk tunjangan adalah Rp 112,5 juta, tepatnya Rp 112.591.250.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan dan Investasi bagi Pekerja dengan Gaji UMR

 

Kasus Wakil Ketua KPK Lili Pintauli 

Sebelumnya diberitakan Kompas.com, Senin (30/8/2021), pelanggaran etik yang dilakukan oleh Lili mulanya dilaporkan oleh mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi KPK Sujanarko serta dua penyidik KPK, Novel Baswedan dan Rizka Anungnata, pada 8 Juni 2021.

Pertama, Lili menghubungi dan menginformasikan perkembangan penanganan kasus Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial.

Syahrial merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara di Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun 2020-2021.

Kedua, Lili menggunakan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan M Syahrial terkait penyelesaian kepegawaian adik iparnya Ruri Prihatini Lubis di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kualo Tanjungbalai.

Baca juga: Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Terbukti Lakukan Pelanggaran Etik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbandingan Spesifikasi Jet Tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30

Perbandingan Spesifikasi Jet Tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30

Tren
7.411 Peserta Lulus Seleksi PPPK Kemenag, Bagaimana Cara Mengeceknya?

7.411 Peserta Lulus Seleksi PPPK Kemenag, Bagaimana Cara Mengeceknya?

Tren
Panduan Mengisi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lolos PPPK Guru Tahap II

Panduan Mengisi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lolos PPPK Guru Tahap II

Tren
Heboh Video di Tiktok - Tiket Bioskop Cuma Rp 5.000, Berikut Cara Mendapatkanya

Heboh Video di Tiktok - Tiket Bioskop Cuma Rp 5.000, Berikut Cara Mendapatkanya

BrandzView
Secangkir Kopi Disebut Pula dengan Istilah a Cup of Joe, Bagaimana Awal Mulanya?

Secangkir Kopi Disebut Pula dengan Istilah a Cup of Joe, Bagaimana Awal Mulanya?

Tren
Apa Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman?

Apa Perbedaan Hama dan Penyakit pada Tanaman?

Tren
Mengenal Apa Itu Nebula, Tempat Lahirnya Bintang di Luar Angkasa

Mengenal Apa Itu Nebula, Tempat Lahirnya Bintang di Luar Angkasa

Tren
Sederet Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK pada Awal 2022, Terbaru Bupati Langkat

Sederet Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK pada Awal 2022, Terbaru Bupati Langkat

Tren
Penjelasan Polres Bone soal Pengendara Motor yang Berpura-pura Garap Sawah Saat Bertemu Polantas

Penjelasan Polres Bone soal Pengendara Motor yang Berpura-pura Garap Sawah Saat Bertemu Polantas

Tren
Tenaga Honorer Dihapus di 2023, Bagaimana Nasib Pegawainya?

Tenaga Honorer Dihapus di 2023, Bagaimana Nasib Pegawainya?

Tren
Viral, Video Pemain Keyboard Orkes Dangdut Tertimpa Sound System di Kepalanya, Ini Kejadiannya

Viral, Video Pemain Keyboard Orkes Dangdut Tertimpa Sound System di Kepalanya, Ini Kejadiannya

Tren
Tak Cuma Indomaret, Berikut Tempat Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Tak Cuma Indomaret, Berikut Tempat Beli Minyak Goreng Rp 14.000

Tren
Bisa Berbahasa Sunda 'Is My Dream, Not Her, My Dream', Mas Arteria Dahlan

Bisa Berbahasa Sunda "Is My Dream, Not Her, My Dream", Mas Arteria Dahlan

Tren
Beredar SMS Hadiah Dana Bantuan Vaksinasi Rp 30 Juta, Kemenkes: Tidak Benar!

Beredar SMS Hadiah Dana Bantuan Vaksinasi Rp 30 Juta, Kemenkes: Tidak Benar!

Tren
Sering Berbohong untuk Alasan Tak Penting? Begini Penjelasan Psikolog

Sering Berbohong untuk Alasan Tak Penting? Begini Penjelasan Psikolog

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.