Kompas.com - 16/08/2021, 17:00 WIB
Cara cek sinyal saluran TV digital sesuai lokasi rumah. Unsplash/Glenn CarstensCara cek sinyal saluran TV digital sesuai lokasi rumah.

KOMPAS.com - Dewasa ini, perkembangan dunia teknologi semakin canggih, tak terkecuali pertelevisian.

Agar tak tertinggal akan perkembangan-perkembangan yang terjadi, masyarakat harus beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi (Kominfo), akan melakukan modernisasi siaran televisi di Indonesia, yang selama puluhan tahun menggunakan siaran analog menjadi siaran digital.

Bukan tanpa alasan, kehadiran siaran televisi digital akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih, dan kecanggihan teknologinya.

Untuk diketahui, siaran digital ini menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi.

Adapun batas akhir penghentian siaran televisi analog (analog switch off atau ASO) paling lambat 2 November 2022, dengan pemerintah akan membagi migrasi siaran televisi analog ke digital ini dalam lima tahap.

Bagaimana pelaksanaan peralihan siaran analog ke digital?

Baca juga: TV Digital dan Tantangan Besar Menggusur Pemain Lama

Peralihan siaran analog ke digital

Dalam masa peralihan ke siaran digital, masyarakat tetap bisa menonton siaran televisi analog.

Namun, masyarakat disarankan untuk mulai mengubah tangkapan sinyal antena di rumah dari siaran analog ke digital.

Proses migrasi siaran televisi analog ke digital ini mewajibkan setiap lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran publik lokal, dan lembaga penyiaran komunitas yang mempunyai Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP), melakukan migrasi siaran televisi analog ke digital.

Secara umum, terdapat enam proses migrasi ke siaran televisi digital sebagai berikut:

  1. Cek keberadaan siaran multipleksing di daerahnya, baik melalui TVRI atau TV swasta
  2. Pastikan spesifikasi teknis, harga sewa, dan kualitas layanan dengan penyelenggara multipleksing dapat disepakati
  3. Lakukan penyesuaian IPP dengan Direktorat Penyiaran, terdapat dua pilihan yaitu bersiaran simulcast (analog dan digital bersamaan) atau bersiaran seluruhnya di digital
  4. Berkontrak dengan penyelenggara multipleksing yang dipilih dan memulai persiapan teknis
  5. Bersiaran secara digital
  6. Sosialisasi kepada masyarakat tentang siaran televisi digital, cara beralih, dan jadwal analog switch off.

Jadwal tahapan peralihan siaran TV analog ke digital atau analog switch off, akan diumumkan oleh pemerintah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.