Tanda Kapan Pasien Isoman Covid-19 Perlu Segera Dibawa ke Rumah Sakit

Kompas.com - 30/07/2021, 19:31 WIB
Petugas dan keluarga saat melakukan pemularasan jenazah pasien Covid-19 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021). Pasien meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota menyediakan nomor hotline (WhatsApp) untuk penanganan jenazah pasien Covid-19 saat isolasi mandiri dengan nomor 0811-1173-165. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas dan keluarga saat melakukan pemularasan jenazah pasien Covid-19 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021). Pasien meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota menyediakan nomor hotline (WhatsApp) untuk penanganan jenazah pasien Covid-19 saat isolasi mandiri dengan nomor 0811-1173-165.

KOMPAS.com - Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) perlu dipantau setiap saat.

Gejala Covid-19 bisa berbeda pada tiap pasien. Ada yang mengalami gejala ringan, sedang, hingga berat.

Pasien Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang, akan dianjurkan untuk menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Penyebab Banyaknya Kematian Pasien Isoman Menurut Satgas Covid-19

Namun, kondisi macam apa yang mengindikasikan pasien isoman perlu segera dibawa ke rumah sakit?

Lapor terlebih dahulu

Hal paling penting yang perlu dipastikan oleh setiap orang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah melapor pada fasilitas kesehatan (fasyankes).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang tersebut juga bisa melakukan konsultasi dengan dokter melalui telemedicine yang telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa orang yang terkonfirmasi positif harus melalui anamnesis dan pemeriksaan.

"Yang memutuskan seseorang tersebut bisa isoman, dirawat di RS, atau pusat isoman pemerintah adalah dokter yang memeriksa," kata Reisa kepada Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Layanan Telemedicine Diperluas di 8 Kota, Ini Alur, Cara, hingga Jenis Obatnya

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.