Soal Covid-19, Luhut: Jangan Buat Hoaks, Nanti Kami Tindak

Kompas.com - 04/07/2021, 10:20 WIB
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan strategi penanganan kasus Covid-19, kepada para Epidemiologi secara virtual, Jakarta, Kamis (4/2/2021).

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives), Luhut Binsar Pandjaitan berjanji akan menindak tegas pembuat hoaks atau berita tidak benar terkait Covid-19.

"Jangan buat-buat hoaks, berita tidak benar. Nanti akan kami tindak dengan jelas. Sebab ini menyangkut masalah kemanusiaan," ujar Luhut dalam konferensi pers bersama Kementerian Kesehatan, Sabtu (3/7/2021).

Tak hanya itu, Luhut juga meminta agar oknum yang 'mempermainkan' harga obat untuk terapi pasien Covid-19 ditindak tegas.

Permintaan tersebut dia sampaikan kepada Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto serta pihak kejaksaan.

Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Sabtu (3/7/2021), Luhut meminta hal tersebut menyusul adanya laporan mengenai kenaikan harga obat terapi pasien Covid-19 hingga berkali-kali lipat.

Baca juga: Luhut Minta Kabareskrim Tindak Oknum yang Mainkan Harga Obat

"Tadi saya sampaikan kepada Kabareskrim, Pak Komjen Agus agar jangan ragu-ragu. Kita dalam kondisi darurat. Saya juga sampaikan ke Kejaksaan bahwa kita harus tindak tegas orang-orang yang main-main dengan angka (harga obat) ini," kata Luhut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak ada sama dia, tidak ada urusan backing-backing-an. Pokoknya sampai ke akar-akarnya kita cabut saja Pak Agus. Kita tak boleh main-main, kita backup Kementerian Kesehatan," tegasnya.

Luhut pun meminta agar Bareskrim melakukan proses hukum terhadap produsen obat berbahaya, bahkan yang dapat menyebabkan kematian.

"Kalau sampai ada orang meninggal karena obat, gara-gara anda para produsen atau distributor bikin obat tidak benar. Saya minta lakukan patroli, cek di mana," ucap Luhut.

"Kemudian tindakannya tidak usah bertanya, langsung diproses, langsung dihukum saja dan izinnya kalau perlu kita cabut," imbuhnya.

Baca juga: Menko Luhut Berharap Covid-19 Bisa Terkendali Selama 2 Minggu Ini

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.