Kompas.com - 28/06/2021, 10:50 WIB
Orang tua dan anak-anak terlihat bermain bersama di Taman Kim Pong di distrik Tiong Bahru, Minggu pagi (27/6/2021). Singapura saat ini berada dalam transisi menuju new normal di mana maksimum 5 orang diizinkan berkumpul bersama KOMPAS.com/ERICSSENOrang tua dan anak-anak terlihat bermain bersama di Taman Kim Pong di distrik Tiong Bahru, Minggu pagi (27/6/2021). Singapura saat ini berada dalam transisi menuju new normal di mana maksimum 5 orang diizinkan berkumpul bersama

KOMPAS.com - Singapura mewacanakan untuk mulai menerima dan hidup bersama Covid-19 alias memasuki era kenormalan baru (new normal).

Gagasan new normal itu disampaikan oleh tiga Menteri yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Antar-Kementerian Singapura dalam kolom opini The Straits Times, Kamis (24/6/2021).

Ketiga Menteri itu adalah Menteri Industri dan Perdangan Gan Kim Yong, Menteri Keuangan Lawrence Wong, dan Menteri Kesehatan Ong Ye Kung.

Mereka menyebutkan, virus corona penyebab Covid-19 diyakini tidak akan dapat dilenyapkan dan akan menjadi endemik.

Endemik diartikan virus corona SARS-CoV-2 tidak akan hilang dan akan terus ada di sekitar manusia dan populasi global selama beberapa tahun ke depan.

Itu artinya, wabah Covid-19 dapat terus terjadi dari waktu ke waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Klaster Aktif Covid-19 dan Alasan Singapura Kembali Berlakukan Lockdown...

Oleh karena itu, warga Singapura harus dapat beraktivitas normal hidup dengan Covid-19 tanpa harus menjalani karantina dan lockdown.

Singapura kini tengah menyusun cetak biru untuk mencapai new normal.

Ada empat faktor kunci yang diyakini dapat mendorong new normal terealisasikan di Singapura.

4 kunci Singapura untuk hidup bersama Covid-19

1. Vaksinasi

Meja-meja Restoran dan Bar RedTail, Zouk di Clarke Quay, Singapura terlihat dilipat, Sabtu Malam (12/6/2021). Sesuai dengan peraturan lockdown parsial yang sedang diterapkan di Singapura, pusat-pusat makanan seperti restoran, food court, kedai kopi, dan hawker diizinkan beroperasi hanya untuk take away atau membawa pulang makanan hingga 20 Juni mendatang KOMPAS.com/ERICSSEN Meja-meja Restoran dan Bar RedTail, Zouk di Clarke Quay, Singapura terlihat dilipat, Sabtu Malam (12/6/2021). Sesuai dengan peraturan lockdown parsial yang sedang diterapkan di Singapura, pusat-pusat makanan seperti restoran, food court, kedai kopi, dan hawker diizinkan beroperasi hanya untuk take away atau membawa pulang makanan hingga 20 Juni mendatang
Pada 31 Mei 2021, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menargetkan negara itu mampu menyuntik dua per tiga warganya dengan dosis pertama vaksin Covid-19 pada awal Juli.

Kemudian, pada 9 Agustus 2021, yang merupakan Hari Nasional Singapura, sebanyak dua per tiga populasi ditargetkan sudah menerima dua dosis vaksin atau divaksinasi penuh.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.