Kompas.com - 19/03/2021, 15:00 WIB
Program beasiswa luar negeri Kementerian Kominfo kominfo.go.idProgram beasiswa luar negeri Kementerian Kominfo

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memperpanjang batas waktu pendaftaran beasiswa S2 luar negeri 2021, yang telah diumumkan Januari lalu.

Semula, pendaftaran ditutup pada 19 Maret 2021, kemudian diperpanjang sampai 6 April 2021.

Perpanjangan pendaftaran beasiswa S2 luar negeri Kementerian Kominfo disampaikan melalui laman resmi.

Simak informasi terkait program beasiswa luar negeri dari Kementerian Kominfo, beserta syarat-syaratnya.

Baca juga: Kominfo Buka Pendaftaran Beasiswa S2 Luar Negeri, Ini Syarat dan Berkas yang Harus Disiapkan

Program beasiswa

Program beasiswa terbuka bagi aparatur pemerintah pusat maupun daerah, termasuk TNI dan Polri, serta masyarakat umum dari instansi swasta yang mempunyai latar belakang pekerjaan di sektor TIK atau pelaku start-up lokal.

Melansir pengumuman sebelumnya, pelamar dapat mendaftar dengan lima pilihan negara tujuan studi, yaitu Tiongkok, India, Hungaria, Belanda dan Jepang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, di tengah pandemi virus corona, pemberangkatan penerima beasiswa program akan mempertimbangkan kondisi perkembangan pandemi, kebijakan pemerintah, dan perguruan tinggi di negara tujuan studi, serta metode pembelajaran yang akan digunakan.

Baca juga: Dibuka, Program Beasiswa S2 Kementerian Kominfo, Ini Informasinya!

Berkas pendaftaran

Berkas pendaftaran yang harus dilampirkan pada saat pendaftaran meliputi:

  • Formulir pendaftaran
  • Scan KTP
  • Scan paspor hijau bagi masyarakat umum dan paspor biru bagi ASN (jika telah tersedia)
  • SK CPNS dan SK PNS (bagi PNS)
  • SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi karyawan swasta)?
  • Ijazah S1/D4
  • Transkrip akademik
  • Sertifikat TOEFL/IELTS (jika telah tersedia)
  • Surat izin atasan
  • Surat rekomendasi
  • Check list berkas pendaftaran

Formulir pendaftaran, surat izin atasan, surat rekomendasi dan form check list berkas pendaftaran dapat diunduh melalui tautan https://kcloud.kominfo.go.id/s/BeasiswaS2LNKominfo.

Seluruh berkas pendaftaran dapat dikirimkan dalam satu dokumen pdf dengan format nama dokumen Beasiswa_Kominfo2021_(Nama Lengkap) ke alamat surel: beasiswaln@kominfo.go.id.

Baca juga: Video Viral Pelajar Enggak Bisa Bahasa Inggris, Ini Kisahnya hingga Dapat Beasiswa

Syarat

Persyaratan pelamar Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Kominfo terbagi menjadi persyaratan umum yang berlaku untuk seluruh skema beasiswa di seluruh universitas dan negara tujuan studi, serta persyaratan khusus yang berlaku secara spesifik untuk negara tujuan dan perguruan tinggi tertentu.

Adapun persyaratan umum antara lain:

  1. Warga negara Indonesia (WNI)
  2. Berlatar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku rintisan (start-up) lokal (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas).
  3. Berusia maksimal 37 tahun untuk ASN/Anggota TNI/POLRI dan 33 tahun ?untuk masyarakat umum pada saat penutupan pendaftaran.
  4. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 baik atas biaya sendiri maupun dari lembaga lain.
  5. Mendapatkan izin pejabat yang berwenang.
  6. Telah memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.
  7. Pelamar harus menunjukkan potensi menjadi pemimpin, pembuat keputusan, memiliki atribut personal, integritas, intelektual dan interpersonal yang mencerminkan potensi ini.
  8. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.
  9. Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,90 dari skala 4,0, sedangkan khusus untuk skema Beasiswa Kominfo-StuNed IPK minimal 3,00.
  10. Diutamakan bagi pelamar yang sudah memiliki sertifikat kemahiran bahasa Inggris (IELTS/TOEFL).
  11. Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk permulaan kuliah di bulan Agustus/September 2021.
  12. Memenuhi persyaratan khusus dari perguruan tinggi yang dituju.

Baca juga: Kisah Pemuda Berjalan Kaki 804 Kilometer Setelah Diterima Beasiswa di Kampus Impian

Persyaratan khusus

Sementara itu, persyaratan khususnya yaitu:

  • Republik Rakyat Tiongkok – Tsinghua University

    Persyaratan khusus meliputi dokumen yang harus diunggah dan sistem aplikasi daring Tsinghua dapat dilihat pada laman (http://gradadmission.tsinghua.edu.cn/f/login) dengan batas waktu pendaftaran pada sistem perguruan tinggi tanggal 15 Maret 2021.

    Biaya pendaftaran akan ditanggung oleh Kementerian Kominfo bagi pendaftar yang telah dinyatakan menjadi penerima beasiswa Kementerian Kominfo Tahun 2021.

    Sebagai tambahan informasi, pendaftaran untuk skema beasiswa Kominfo-StuNed dan beasiswa ke negara tujuan studi Tiongkok (Tsinghua University) telah ditutup pada 28 Februari 2021.

  • India – International Institute of Information Technology Bangalore

    Pelamar wajib mengikuti tes daring yang diselenggarakan oleh IIITB dan akan difasilitasi oleh Kementerian Kominfo pada awal bulan Mei 2021 dengan jadwal diinformasikan kemudian.
    Adapun tes yang akan diujikan antara lain:

    a. Kemampuan Bahasa Inggris.
    b. Kompetensi umum (sejenis TPA).
    c. Wawancara daring dengan Admissions Team IIITB

  • Hungaria – Eötvös Loránd University

    Pelamar beasiswa wajib mendaftar ke perguruan tinggi secara mandiri untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) bersamaan dengan pendaftaran beasiswa ke Kementerian Kominfo.

    Persyaratan khusus dan sistem aplikasi daring dapat dilihat pada laman https://apply.elte.hu/ dengan batas waktu pendaftaran pada tanggal 30 April 2021.

Baca juga: Hari Ini Terakhir, Pendaftaran Beasiswa LPDP Ditutup Pukul 23.59 WIB

  • Belanda
  1. Twente University 
    Pelamar beasiswa wajib mendaftar ke perguruan tinggi secara mandiri untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) bersamaan dengan pendaftaran beasiswa ke Kementerian Kominfo. Batas waktu pendaftaran ke Twente University pada tanggal 1 Mei 2021.

  2. Skema Kominfo–StuNed
    Persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh para pelamar meliputi:

    - Tidak terbuka bagi pelamar yang bekerja di perusahaan multinational dan Lembaga Swadaya Masyarakat Internasional

    - Dicalonkan oleh Kemenkominfo yang dibuktikan dengan surat pengantar yang ditandatangani dan distempel oleh pejabat Kemenkominfo.

    - Para pelamar wajib mendaftar di perguruan tinggi terakreditasi di Belanda dengan jalur reguler dan mendaftar Beasiswa StuNed melalui sistem pendaftaran StuNed yaitu Delta.

    - Sudah harus memiliki Surat Penerimaan tidak bersyarat (Unconditional Letter of Acceptance) dari Program Master di bidang studi S2 di perguruan tinggi terakreditasi di Belanda pada saat pendaftaran beasiswa.

  • Jepang – UEC (The University of Electro Communications)

    Pelamar beasiswa wajib mendaftar ke perguruan tinggi secara mandiri untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) bersamaan dengan pendaftaran beasiswa ke Kementerian Kominfo.

Informasi lengkapnya dapat diakses di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.