Kompas.com - 03/02/2021, 14:20 WIB
Ilustrasi suara dentuman misterius Ilustrasi suara dentuman misterius

KOMPAS.com - Suara dentuman misterius kembali terdengar, kali ini dari sejumlah wilayah di Malang dan Pasuruan, Jawa Timur. 

Laporan ini banyak disampaikan warga melalui media sosial pada Selasa (2/2/2021) malam hingga Rabu (3/2/2021) subuh. 

Berbeda dengan suara-suara dentuman yang dilaporkan di beberapa kota lain sebelumnya, suara yang terdengar kali ini diketahui berulang dan dalam rentang waktu yang cukup panjang. 

Baca juga: Suara Dentuman Misterius Terdengar di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Viral di media sosial

Berikut ini sejumlah twit warga terkait dentuman yang terjadi di Malang:

Akan tetapi suara dentuman berulang itu dipastikan bukan berasal dari gempabumi.

Baca juga: Heboh Suara Dentuman Misterius di Malang, Kesaksian Warga hingga Penjelasan BMKG

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan apabila dentuman itu bukan berasal dari aktivitas gempa.

apabila dentuman berasal dari gempa, maka bunyinya tidak terdengar berulang. 

Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Pernah di jogja th 2006? Saat itu gempa Joga sering bunyi. Ya dentuman 'dunggg!' gitu, tidak 'blang blung' (bunyi berulang)," jelas Daryono. 

Untuk itu dirinya memastikan suara dentuman yang dilaporkan terdengar di sebagian wilayah Jawa Timur bukan berasal dari aktivitas gempa. 

Baca juga: PVMBG: Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi, Status Waspada

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X