Sejarah "Black Friday", Bagaimana Awal Mulanya?

Kompas.com - 27/11/2020, 16:52 WIB
Ilustrasi Black Friday Shutterstock/MaximmmmumIlustrasi Black Friday

KOMPAS.com - Hari ini, Jumat (27/11/2020), diperingati sebagai Black Friday.

Setiap tahunnya, peringatan Black Friday  dilakukan setiap Jumat terakhir pada bulan November.

Tahun lalu, Black Friday jatuh pada 29 November 2019.

Black Friday biasanya identik dengan sejumlah promo dan diskon dari berbagai macam produk, terutama yang terpajang di e-commerce. 

Melansir Huffpost, 17 November 2020, Black Friday merupakan istilah tidak resmi untuk hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat.

Sejak 1952, sehari setelah Thanksgiving dianggap sebagai awal musim belanja Natal di Amerika Serikat.

Banyak toko menawarkan promosi pada Black Friday. Bahkan, sejumlah toko mengadakan diskon tengah malam atau mulai berjualan pada hari Thanksgiving.

Black Friday bukan merupakan hari libur resmi, tetapi California dan beberapa negara bagian lain memperingati "The Day After Thanksgiving" sebagai hari libur bagi pegawai pemerintah negara bagian.

Baca juga: 6 Trik Memikat Pembeli di Momen Black Friday

Bagaimana sejarah Black Friday?

Asal-usul Black Friday

Jika suatu hari diawali dengan istilah "Black/hitam", biasanya merupakan indikasi bahwa itu adalah hari yang sangat buruk.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X