Saat WHO Khawatirkan Terjangan Gelombang Ketiga Covid-19 di Eropa...

Kompas.com - 24/11/2020, 11:33 WIB
Petugas kesehatan mengangkut pasien COVID-19 dari unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit di Kyjov ke rumah sakit di Brno, Republik Ceko, Kamis, 22 Oktober 2020. Infeksi virus Corona di Republik Ceko meningkat tajam , mencetak rekor tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Sekitar 4.500 pasien COVID-19 telah memenuhi rumah sakit di negara itu dengan pemerintah memperkirakan sistem kesehatan akan kewalahan pada 11 November jika lonjakan tidak melambat. AP/Petr David JosekPetugas kesehatan mengangkut pasien COVID-19 dari unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit di Kyjov ke rumah sakit di Brno, Republik Ceko, Kamis, 22 Oktober 2020. Infeksi virus Corona di Republik Ceko meningkat tajam , mencetak rekor tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Sekitar 4.500 pasien COVID-19 telah memenuhi rumah sakit di negara itu dengan pemerintah memperkirakan sistem kesehatan akan kewalahan pada 11 November jika lonjakan tidak melambat.

KOMPAS.com - Utusan khusus Covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan gelombang ketiga pandemi akan melanda Eropa pada awal 2021.

Ini bisa terjadi jika pemerintah Eropa mengulangi apa yang disebutkan sebagai kegagalan untuk melakukan apa yang diperlukan dalam mencegah gelombang kedua pandemi.

WHO juga mengecam tanggapan Eropa terhadap pandemi virus corona dengan mengatakan negara-negara gagal memanfaatkan jeda musim panas untuk bersiap menghadapi gelombang berikutnya.

Baca juga: 4 Fakta Vaksin Covid-19 Moderna, dari Hasil Uji Coba hingga Harga

Utusan khusus Covid-19 WHO, David Nabarro mengatakan bahwa Eropa kemungkinan akan melihat gelombang ketiga pandemi Covid-19 yang mematikan pada awal 2021 sebelum vaksin dapat diperkenalkan.

"Mereka ketinggalan membangun infrastruktur yang diperlukan selama bulan-bulan musim panas setelah mereka mengendalikan gelombang pertama," kata Nabarro dikutip dari DW, Selasa (23/11/2020).

"Sekarang kita punya gelombang kedua. Jika mereka tidak membangun infrastruktur yang diperlukan, kita akan mengalami gelombang ketiga awal tahun depan," tambah Nabarro.

Baca juga: Saat WHO Peringatkan tentang Bahaya Nasionalisme Vaksin...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X