Yunani Laporkan Kematian Covid-19 Pertama di Kamp Migran

Kompas.com - 28/09/2020, 18:29 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

KOMPAS.com - Pejabat Yunani mengumumkan kematian pertama akibat virus corona di kamp migran dekat Ibu Kota Athena, Minggu (27/9/2020).

Pengumuman itu muncul di tengah meningkatnya kritik para pengungsi terhadap kebijakan Pemerintah Yunani dan Eropa.

Dikutip dari AFP, Senin (28/9/2020), korban meninggal adalah seorang ayah berusia 61 tahun dari Afghanistan yang tinggal di kamp Malakassa, dekat Athena. 

Dia tinggal di kamp pengungsian bersama dua orang anaknya. 

Bersama dengan kamp Schisto dan Elaionas, Malakassa berada di bawah karantina sejak awal bulan ini karena kekhawatiran atas penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat di antara ribuan pengungsi.

Baca juga: Mengenal Proses Contact Tracing Pasien Corona, Bagaimana di Indonesia?

Isolasi sejak Maret

Kamp-kamp migran Yunani telah diisolasi sejak Maret 2020 dengan pembatasan orang-orang tertentu yang boleh keluar masuk.

Kondisi tersebut mengundang kritik keras dari sejumlah kelompok hak asasi manusia.

Sementara di pulau Lesbos, lebih dari 240 pencari suaka yang dipindahkan dari kamp Moria telah terinfeksi virus corona.

Untuk diketahui, kamp Moria telah hancur akibat kebakaran pada awal bulan ini.

Otoritas Yunani pada Minggu mengumumkan 218 kasus Covid-19 baru dan tiga kematian, termasuk migran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Update Corona Dunia 22 Oktober: AS Ingin Percepat Pengadaan Vaksin | Menkes Jerman Positif Covid-19

Tren
Situasi Memburuk, Spanyol Catatkan 1 Juta Kasus Covid-19

Situasi Memburuk, Spanyol Catatkan 1 Juta Kasus Covid-19

Tren
346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

346 Ahli Memprediksi Sepeda dan Bus Akan Jadi Alat Transportasi Dominan di Perkotaan

Tren
Besok Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Beli Pelatihan

Besok Batas Akhir Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Beli Pelatihan

Tren
Google Adakan Kelas Gratis Terkait Bisnis Online hingga Jasa, Ini Informasinya

Google Adakan Kelas Gratis Terkait Bisnis Online hingga Jasa, Ini Informasinya

Tren
[POPULER TREN] Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Caranya | Viral Jargon 'Tarik Sis, Semongko'

[POPULER TREN] Mau BLT UMKM Rp 2,4 Juta? Ini Caranya | Viral Jargon "Tarik Sis, Semongko"

Tren
Ilmuwan Belanda Menemukan Organ Baru di Dalam Kepala Manusia, Apa Itu?

Ilmuwan Belanda Menemukan Organ Baru di Dalam Kepala Manusia, Apa Itu?

Tren
WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

WHO Ingatkan Pentingnya Karantina untuk Kendalikan Pandemi Corona

Tren
Jargon 'Tarik Sis, Semongko' Kini Viral, Bagaimana Tanggapan Pencetusnya?

Jargon "Tarik Sis, Semongko" Kini Viral, Bagaimana Tanggapan Pencetusnya?

Tren
Demo Thailand Masih Berjalan, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI di Bangkok

Demo Thailand Masih Berjalan, Ini Imbauan Kemenlu untuk WNI di Bangkok

Tren
Tekan Beban Operasional, Cathay Pasific Airways Berhentikan 5.900 Pekerja

Tekan Beban Operasional, Cathay Pasific Airways Berhentikan 5.900 Pekerja

Tren
Soal Cek Suhu Tubuh di Tangan, Efektifkah?

Soal Cek Suhu Tubuh di Tangan, Efektifkah?

Tren
Mengenal Motif Batik Megamendung yang Ada di Masker PM Jepang

Mengenal Motif Batik Megamendung yang Ada di Masker PM Jepang

Tren
Penyaluran Subsidi Gaji ke 150.000 Pekerja Terkendala Data Tak Valid, Bagaimana Solusinya?

Penyaluran Subsidi Gaji ke 150.000 Pekerja Terkendala Data Tak Valid, Bagaimana Solusinya?

Tren
Sempat Dihentikan, Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Akan Dilanjutkan

Sempat Dihentikan, Uji Coba Vaksin Corona AstraZeneca Akan Dilanjutkan

Tren
komentar
Close Ads X