Warga Tak Pakai Masker Dihukum Memberi Makan ODGJ, Ini Pendapat Ahli Kesehatan Jiwa

Kompas.com - 30/06/2020, 20:31 WIB
Sebanyak 25 orang pelanggar protokol kesehatan yang tak bermasker dikirim ke Liponsos Keputih, Surabaya, dan dihukum memberi makan ODGJ, Minggu (28/6/2020). Dok. Pemkot SurabayaSebanyak 25 orang pelanggar protokol kesehatan yang tak bermasker dikirim ke Liponsos Keputih, Surabaya, dan dihukum memberi makan ODGJ, Minggu (28/6/2020).

 

KOMPAS.com - Ahli kesehatan jiwa Dharmawan Ardi Purnama mendukung langkah Pemerintah Kota Surabaya menghukum warga yang tak memakai masker dengan memberi makan orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ).

Menurutnya, hukuman itu bisa melawan stigma yang selama ini melekat pada ODGJ. Masyarakat justru memiliki pengalaman berinteraksi langsung dengan mereka.

"Saya melihatnya justru dengan begitu mereka diajarkan punya pengalaman bahwa ODGJ itu seperti apa," kata Dharmawan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

"Karena kalau tidak pernah bersentuhan dengan ODGJ orang itu berpikir bahwa ODGJ menakutkan," tambah dia.

Dia menuturkan, selama ini banyak orang berpikir bahwa ODGJ tidak bisa disembuhkan. Bahkan, tak jarang mereka dianggap sebagai sampah masyarakat.

Baca juga: Tak Pakai Masker, 25 Warga Surabaya Disanksi Beri Makan ODGJ di Liponsos

Tak jarang juga masyarakat yang merasa takut untuk pergi ke rumah sakit jiwa.

Dharmawan pun bersyukur ODGJ banyak dirawat oleh Dinas Sosial, berkat program bebas pasung yang dicanangkan pemerintah.

"Sekarang karena ada program pemerintah bebas pasung, jadi memang makin banyak yang dirawat di Dinas Sosial. Selama ini kan dianggap mereka tidak bisa disembuhkan, sampah masyarakat," jelas dia.

Dia pun mendukung jika hukuman serupa diterapkan di daerah-daerah lain untuk memberi pengalaman positif yang nyata.

Namun, hukuman itu bukan hanya sekedar formalitas, tapi juga harus diarahkan agar memiliki nilai edukasi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X