Viral, Unggahan Diagnosis Berkode CVD Dikira Covid-19, Ini Penjelasan Dokter

Kompas.com - 12/06/2020, 20:15 WIB
Tangkapan layar twit dari seseorang yang menyebut CVD bukanlah kode untuk penyakit Covid-19. Twitter: @novemberdadTangkapan layar twit dari seseorang yang menyebut CVD bukanlah kode untuk penyakit Covid-19.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan memperlihatkan tangkapan layar dari status seseorang di media sosial Facebook mengenai ketidakterimaannya atas bapaknya yang mendapat diagnosis kode CVD viral di media sosial Twitter pada Kamis (11/6/2020).

Dalam status Facebook itu, sang pengunggah menduga, ayahnya mendapat diagnosis berkode CVD yang merupakan Covid-19.

"Kebusukan RS .Bokap gw sakitnya apa di diagnosa nya covid. Intinya yg meninggal di RS langsung di vonis covid."

"Angka kematian covid yg meningkat mungkin bukan karena covid melainkan data asal dari RS," ujar pengunggah dalam status Facebook-nya.

Baca juga: Viral, Foto Bumbu Indomie Goreng Ada 2 Macam, Ini Penjelasan Indofood

Tak hanya itu, dalam status Facebook tersebut juga dilengkapi foto resume medis IGD yang menyebut diagnosis utama adalah CVD.

Postingan di Facebook itu kemudian diunggah kembali oleh akun Twitter @novermberdad.

"CVD itu bukan COVID ya teman2," tulis akun @novermberdad dalam twitnya.

Baca juga: Viral, Video Seorang Ibu di Cirebon Diduga Siksa Anaknya, Ini Penjelasan Polisi

Sejauh ini, twit tersebut telah disukai sebanyak lebih dari 1.400 kali dan telah di-retwit sebanyak 728 kali oleh pengguna Twitter lainnnya.

Baca juga: Viral Video Kecelakaan Tunggal di Tol Pemalang-Batang, Mobil Ditembus Besi Pembatas Jalan

Lantas, apakah betul kode CVD merupakan kode untuk penyakit Covid-19?

Menanggapi hal itu, dokter spesialis penyakit dalam dan dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof DR dr Ari Fahrial Syam menyampaikan, kode CVD bukanlah kode untuk penyakit Covid-19.

"Bukan Covid, CVD itu Cerebrovaskuler disease, bukan singkatan umum Covid-19. Kalau ini sepertinya kasus stroke," ujar Ari kepada Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

Menurutnya, orang dengan stroke memiliki gejala awal seperti lemas sebelah hingga tidak mengalami kesadaran.

Baca juga: Mengenal Apa Itu New Normal di Tengah Pandemi Corona...

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X