Bantuan Sembako untuk Warga Jawa Tengah di Jabodetabek, Ini Cara Aksesnya...

Kompas.com - 01/06/2020, 13:50 WIB
Perwakilan warga yang menerima bantuan sembako dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Sabtu, (16/05/2020). Dok. Humas JatengPerwakilan warga yang menerima bantuan sembako dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Sabtu, (16/05/2020).

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengirim paket bantuan sembako kepada perantau asal Jawa tengah yang berdomisili di Jabodetabek.

Pengiriman bantuan tersebut sebagai salah satu upaya Pemprov Jateng memberikan kompensasi bagi warganya yang tidak mudik dan terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Masih dibuka

Meski rencana awal pendaftaran telah ditutup pada 23 April 2020, tetapi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan bahwa pendaftaran masih dibuka sampai saat ini.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya warga yang belum mendaftar atau warga yang belum melengkapi data.

"Untuk yang tercecer. Artinya ada yang sudah daftar tapi tidak lengkap, ada yang baru masuk," kata Ganjar saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Baca juga: Bukan Uang, Ganjar Pastikan 27.400 Warga Jateng di Jabodetabek Terima Bantuan Sembako

Untuk itu, bagi warga Jawa Tengah yang belum mendapat bantuan, harap mengisi data di link berikut: Badan Penghubung Jateng.

Ganjar mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi seluruh warga yang mendaftar dalam link tersebut.

"Itu sudah ada link dì penghubung kami. Tapi kami akan verifikasi. Kan semua tidak bisa tertib (melebihi tanggal). Karena DKI tidak bisa back up semua, kami dari Jateng turut bergotong-royong membantu," jelas dia.

Karenanya, warga Jateng diharapkan mengisi data tersebut secara lengkap dan jelas agar bisa terverifikasi.

Jika mengalami kesulitan, warga Jateng juga bisa menghubungi hotline Badan Pengubung Jawa Tengah di nomor 081295880747.

Baca juga: Warga Jateng yang Tak Kembali ke Jakarta Akan Diberi Modal dan Pelatihan Kerja

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Ini Nekat Gowes 3.500 km Selama 48 Hari untuk Pulang Kampung

Mahasiswa Ini Nekat Gowes 3.500 km Selama 48 Hari untuk Pulang Kampung

Tren
Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Tren
Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Tren
Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Tren
Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Tren
Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Tren
Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Tren
Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Tren
60 Detik di Lift, Seorang Perempuan Tanpa Gejala Tularkan Virus Corona kepada Puluhan Orang

60 Detik di Lift, Seorang Perempuan Tanpa Gejala Tularkan Virus Corona kepada Puluhan Orang

Tren
Freddy Widjaja Gugat Hak Waris, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas yang Didirikan Eka Tjipta

Freddy Widjaja Gugat Hak Waris, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas yang Didirikan Eka Tjipta

Tren
Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Tren
INFOGRAFIK: Jangan Turunkan Masker ke Dagu!

INFOGRAFIK: Jangan Turunkan Masker ke Dagu!

Tren
Simak Jadwal Terbaru Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Berlaku 20 Juli

Simak Jadwal Terbaru Keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Berlaku 20 Juli

Tren
Kasus Covid-19 Melonjak, Kota-kota Ini Kembali Berlakukan Lockdown

Kasus Covid-19 Melonjak, Kota-kota Ini Kembali Berlakukan Lockdown

Tren
komentar
Close Ads X