64 Orang WNI di Kuwait Terinfeksi Virus Corona, Sebagian Besar Berprofesi Perawat

Kompas.com - 29/05/2020, 19:06 WIB
Warga Kuwait yang pulang dari Iran menunggu untuk dibawa ke rumah sakit untuk dites terkait virus corona. di Bandara Sheikh Saad di Kota Kuwait, Sabtu (22/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. AFP/YASSER AL-ZAYYATWarga Kuwait yang pulang dari Iran menunggu untuk dibawa ke rumah sakit untuk dites terkait virus corona. di Bandara Sheikh Saad di Kota Kuwait, Sabtu (22/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.

KOMPAS.com - Duta Besar RI untuk Kuwait Tri Tharyat mengatakan, 64 warga negara Indonesia ( WNI) di Kuwait dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19.

Rinciannya, 52 orang di antaranya berprofesi sebagai perawat dan 12 lainnya non-perawat.

"Jumlah WNI di Kuwait yang confirmed Covid-19 hingga hari ini adalah 64 orang, terdiri dari 52 perawat dan 12 non perawat," kata Tri saat dihubungi Kompas.com, Jumat (29/5/2020).

Hingga saat ini, sebanyak 6 orang dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil dan 46 orang WNI menjalani karantina mandiri.

Tri menyebutkan, 10 orang telah dinyatakan sembuh dan menjalani karantina rumah, sementara 2 WNI meninggal dunia akibat Covid-19.

Menurut dia, beberapa nama yang meninggal dunia di Kuwait dipublikasikan oleh media, termasuk di antaranya seorang perawat berkewarganegaraan Indonesia bernama Nanang Suryono.

Bahkan, nama tersebut diusulkan untuk diabadikan menjadi nama sebuah jalan.

"Nama tersebut diusulkan untuk diabadikan sebagai nama jalan, instalasi, atau fasilitas di mana mereka bekerja untuk menghormati pengorbanan mereka," jelas dia.

Pihak KBRI bersama diaspora Indonesia di Kuwait khususnya Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kuwait juga terus bekerja sama untuk memantau dan membantu hal-hal yang terkait dengan virus corona.

Beberapa WNI yang terdampak secara ekonomi, kata Tri, diberikan bantuan oleh KBRI berupa sembako.

"Dampak ekonominya seperti penundaan gaji, pemotongan gaji, dan yang terburuk PHK," terang dia.

Baca juga: 47 WNI Positif Covid-19 di Kuwait adalah Perawat

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Cara Kalibrasi Arah Kiblat

INFOGRAFIK: Cara Kalibrasi Arah Kiblat

Tren
Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Ini Cara Menentukan Arah Kiblat

Sore Ini Matahari di Atas Kabah, Ini Cara Menentukan Arah Kiblat

Tren
Update Virus Corona di Dunia 15 Juli: 13,4 Juta Orang Terinfeksi | Penggunaan Masker Dapat Kendalikan Covid-19

Update Virus Corona di Dunia 15 Juli: 13,4 Juta Orang Terinfeksi | Penggunaan Masker Dapat Kendalikan Covid-19

Tren
Sering Sakit Punggung Ketika WFH, Berikut 4 Cara Meredakannya

Sering Sakit Punggung Ketika WFH, Berikut 4 Cara Meredakannya

Tren
PNS Boleh Lakukan Perjalanan Dinas Saat Corona, Ini Syaratnya

PNS Boleh Lakukan Perjalanan Dinas Saat Corona, Ini Syaratnya

Tren
[POPULER TREN] 10 Besar Negara dengan Kasus Tertinggi Virus Corona di Asia | Pengecekan Kembali Arah Kiblat

[POPULER TREN] 10 Besar Negara dengan Kasus Tertinggi Virus Corona di Asia | Pengecekan Kembali Arah Kiblat

Tren
Mahasiswa Ini Nekat Gowes 3.500 km Selama 48 Hari untuk Pulang Kampung

Mahasiswa Ini Nekat Gowes 3.500 km Selama 48 Hari untuk Pulang Kampung

Tren
Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Saat Pesta Pernikahan dan Wisuda Berujung Infeksi Virus Corona...

Tren
Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Lonjakan Kasus Virus Corona di Sejumlah Daerah, Perlukah PSBB Kembali Diterapkan?

Tren
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Ini Imbauan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

Tren
Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Ini Kriteria Sembuh Pasien Covid-19 Menurut Aturan Baru Menkes

Tren
Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Besok Matahari Tepat di Atas Kabah, Saatnya Cek Kembali Arah Kiblat!

Tren
Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Pemilik Pub Ini Pasang Pagar Listrik agar Pengunjung Patuhi Jarak Aman

Tren
Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Selain Gugatan Hak Waris Anak Pendiri Sinar Mas, Ini Kasus Sengketa Harta Konglomerat Indonesia

Tren
Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Pemerintah Ganti Istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Apakah Perlu?

Tren
komentar
Close Ads X